BERITABUANA.CO, JAKARTA — Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2026, suasana di Aula Masjid Baiturahman, Kompleks Parlemen, berubah lebih hangat dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas politik, ratusan anak yatim piatu duduk bersila, menanti waktu berbuka puasa bersama para wartawan dan pejabat parlemen. Kamis sore, 26 Februari 2026, menjadi momentum ketika solidaritas sosial mengambil panggung di jantung kekuasaan legislatif.
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar santunan dan buka puasa bersama anak yatim piatu sebagai bagian dari agenda menyambut Ramadan. Kegiatan itu mengusung tema “Mencari Keberkahan di Bulan Ramadan dengan Saling Berbagi.”
Ketua KWP, Dr. Ariawan, S.IP., M.Si, mengatakan kegiatan berbagi tersebut telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya dan menjadi agenda rutin organisasi para jurnalis parlemen itu.
“Kegiatan KWP berbagi ini sudah keempat kalinya kita laksanakan. Tentu, aksi sosial ini menjadi wadah bagi KWP untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan kita,” ujar Ariawan di sela acara.
Ia menegaskan, peran wartawan tidak berhenti pada penyampaian informasi yang akurat dan berimbang. Dalam pandangannya, jurnalis juga memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata.
“Intinya kita ingin wartawan memberikan dampak yang positif untuk masyarakat. Wartawan harus hadir memberikan hal-hal baik terutama untuk anak yatim piatu,” katanya.
Ariawan berharap kegiatan santunan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
Dalam acara itu, hadir pula Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan santunan dan buka bersama. Ariawan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan legislator tersebut.
“Saya mewakili teman-teman KWP mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Herman Khaeron yang sudah bersedia terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga dan korporasi, antara lain Jamkrindo, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Yayasan Astra.
Di tengah dinamika politik yang kerap menyita perhatian publik, kegiatan tersebut menghadirkan sisi lain kehidupan parlemen — ruang di mana solidaritas, empati, dan kepedulian sosial menjadi pesan utama menjelang bulan yang identik dengan refleksi dan berbagi. (Ery)







