BERITABUANA. CO, JAKARTA– Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan pesan tegas kepada seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 untuk kembali meluruskan niatnya dalam mengikuti kegiatan yang akan berlangsung sampai 30 Januari 2026.
“Saya mau tegaskan hari ini, luruskan niat dulu. Anda masuk ke sini artinya siap mengikuti aturan Kementerian Haji. Kalau tidak mau ikut diklat 20 hari, silahkan ganti dengan yang siap, ” kata Wamenhaj Dahnil, saat memberikan arahan kepada seluruh peserta Diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).
“Ada jutaan orang di luar sana yang mengantri ingin jadi petugas (Haji), ” sambung Wamenhaj.
Ia juga meminta kepada seluruh peserta diklat yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi hingga personel TNI/Polri, untuk melepaskan jabatan yang diembannya terlebih dahulu karena saat ini fokusnya menjadi pelayan tamu Allah.
“Kita ingin pastikan semua petugas haji itu orientasi utamanya adalah pelayanan jemaah, bukan nebeng naik haji, ” tegas Wamenhaj.
Ia lalu sedikit menyindir para peserta yang mengikuti diklat PPIH ada yang ingin nebeng naik haji. “Ini terkadang, jemaah sama petugas itu lebih khusuk petugas ibadahnya, padahal kan harusnya melayani, ” sindir Wamenhaj.
“Saya meyakini itu (nebeng naik haji). Tapi, tunjukkan kalau hal itu salah, ” sambungnya. (Fadloli)







