BERITABUANA.CO, WAIKABUBAK – SMA St. Agustinus Tana Mali jangan hanya melahirkan lulusan berprestasi akademik, tetapi juga berkarakter.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, saat menyerahkan Izin Operasional Penyelenggaraan Satuan Pendidikan sekolah tersebut, Jumat (17/7/2026) di Kabupaten Sumba Barat.
Penyerahan ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-3 sekolah yang didirikan pada 15 Juli 2023.
“Ini pertama kali saya menyerahkan surat izin operasional. Dan saya bersyukur ini bertepatan dengan hari ulang tahun ketiga sekolah. Ini kado istimewa dari Pemerintah Provinsi NTT,” ujar Gubernur Melki.
Izin operasional menjadi dasar hukum sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan, termasuk penerimaan peserta didik baru, serta menjadi pedoman pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan.
Dalam sambutannya, Gubernur berharap sekolah ini tidak hanya melahirkan lulusan berprestasi akademik, tetapi juga berkarakter.
“Sebagai sekolah Katolik, SMA St. Agustinus Tana Mali harus menjadi rumah pembentukan karakter dengan nilai kasih, kejujuran, integritas, disiplin, dan semangat pelayanan,” katanya.
Gubernur mengapresiasi Yapnusda atas komitmen menghadirkan layanan pendidikan di Sumba Barat. Ia meminta yayasan mengelola sekolah secara profesional, akuntabel, dan berorientasi mutu.
Kepada guru, Melki berpesan menjadi teladan. Kepada siswa, ia mengajak rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi kekerasan, narkoba, dan perundungan.
“Jadilah generasi yang siap menjadi pemimpin masa depan bagi Sumba Barat, NTT, dan Indonesia,” pesannya.
Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov NTT meningkatkan mutu pendidikan dan mengajak masyarakat mendukung Pergub NTT No. 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar pukul 18.00 – 19.30 WITA.
Kepala SMA St. Agustinus Tana Mali, Hironimus Ara Rate, bersyukur atas perhatian Pemprov. Saat ini sekolah memiliki 101 peserta didik.
“Kunjungan dan penyerahan izin ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya. (*/iir)







