Menhaj RI Optimis Pelunasan Bipih 2026 Capai 100 Persen Nasional

by
Kegiatan Media Briefing: Outlook Penyelenggaraan Haji Tahun 1447 H/2026 M bersama rekan media di Lobby VIP Sekretariat UPT Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

BERITABUANA.CO JAKARTA– Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI), KH. Mochammad Irfan Yusuf mengaku optimis terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 2026. Hal tersebut mengacu progres pelunasan di sejumlah daerah yang sudah sangat baik.

“Sumatera Barat hampir 100%, Aceh sudah 83% dan Sumatera Utara lebih dari 90%. Kami optimistis dalam dua hari ke depan pelunasan Bipih bisa mencapai 100%secara nasional,” kata Menhaj RI.

Hal tersebut tersebut disampaikan Menhaj RI dalam kegiatan Media Briefing: Outlook Penyelenggaraan Haji Tahun 1447 H/2026 M bersama rekan media di Lobby VIP Sekretariat UPT Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Menhaj pun memaparkan bahwa pelunasan jemaah haji reguler telah mencapai 95,72 persen, sementara jemaah haji khusus berada di angka 96,5 persen.

Dalam kesempatan itu,Gus Irfan sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa biaya layanan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) pada musim haji tahun ini mengalami penurunan.

“Biaya Armuzna turun dari sekitar SAR 2.300 menjadi SAR 2.100 per jemaah. Penurunan ini tidak mengurangi kualitas layanan karena seluruh kontrak menggunakan skema harga bersih tanpa cashback dan tanpa fee,” ucpnya.

Meski begitu, Gus Irfan tetap menggarisbaahi isu istithaah kesehatan karena menjadi perhatian utama pemerintah tahun ini. Menurutnya, penerapan standar kesehatan jemaah akan dilakukan secara tegas.

“Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian khusus pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak dan jemaah yang tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang memaksakan keberangkatan jemaah yang tidak layak secara kesehatan,” tegasnya. (Fadloli)