BERITABUANA.CO,JAKARTA– Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 mulai digelar hari Sabtu (10/1/2026) ini. Diklat akan digelar hingga sebulan ke depan.
Diklat PPIH Arab Saudi 2026 ini akan mengusung pola baru, dimana pelatihan kali ini akan lebih banyak diisi dengan kelas Tugas dan Fungsi (Tusi) layanan serta durasi pelatihan yang lebih panjang.Hal ini berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Pelatihan PPIH Arab Saudi tahun ini akan lebih banyak sesi kelas Tusi layanan dibandingkan kelas besar. Manajemen kelas dan durasi pelatihan juga dibuat berbeda,” kata Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo saat memberikan arahan kepada panitia dan fasilitator Diklat PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jum’at (9/1/2026)
Puji mengatakan perubahan model pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan petugas kepada jemaah haji.”Dalam hal kedisiplinan, nanti akan dibantu oleh TNI/Polri,” ucapnya.
Puji menuturkan, lamanya waktu pelatihan menuntut perhatian khusus terhadap stamina dan kesehatan peserta. Oleh karena itu, pengaturan jam istirahat menjadi hal penting dalam pelaksanaan diklat.
“Jam istirahat harus diperhatikan. Nantinya setiap gedung pelatihan akan dijaga oleh TNI/Polri selama 24 jam,” jelasnya.
Ia pun berharap, melalui pelatihan ini seluruh peserta memiliki jiwa melayani yang sama, memahami dasar-dasar penyelenggaraan haji, menguasai fikih haji, serta mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab.
Dilatih Bahasa Arab
Sementara itu, Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprdjo menyampaikan bahwa jumlah peserta calon petugas haji tahun 2026 mencapai 1.554 orang. Karenanya, Chandra menekankan peran strategis fasilitator sebagai teladan bagi peserta diklat.
“Fasilitator harus menjadi suri teladan dan mampu membentuk petugas yang siap melayani jemaah haji,” ujar Chandra.
Ia menambahkan, fasilitator juga diharapkan mampu mengarahkan peserta ke layanan yang tepat, termasuk lokasi registrasi. Selain itu, calon petugas haji yang mengikuti diklat kali ini akan mendapatkan pembekalan bahasa Arab dari sembilan orang pengajar khusus.
“Selain fasilitator, calon petugas akan dilatih oleh sembilan pengajar bahasa Arab,” ucap Chandra.
Diketahui, diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M akan diselenggarakan selama 4 minggu. Diklat dimulai dengan pelatihan secara langsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta dari tanggal 10 hingga 30 Januari 2026. Kemudian, dilanjutkan secara daring pada awal Februari hingga 9 Februari 2026.(Fadloli)







