BERITABUANA.CO, JEMBER–Pengasuh Pesantren Skill Dr. KH. Muhammad Nur Hayid, S.Thi, M.M, CSM mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr.Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si beserta Tim Pendampingan Pesantren untuk konstruksi dan tata kelola yang lebih baik.
“Jazakumullah Khoiron Katsiro, semoga UIN Maliki Malang dan seluruh pimpinan serta Civitas Akademika terus membawa keberkahan bagi seluruh umat dan masyarakat Indonesia,” ujar Gus Hayid.
Gus Hayid berharap, Langkah-langkah seperti ini bisa terus dilanjutkan dalam bentuk inisiatif lain dari kampus kepada pesantren-pesantren terutama pesantren sepuh atau yang sudah berdiri sejak lama agar kehadiran perguruan tinggi atau kampus ini betul betul membawa dampak yang positif.
“Terutama dalam profesionalisme pengelolaan tata kelola pesantren maupun profesionalisme pembangunan Gedung-gedung di pesantren yang aman serta membawa safety bagi santri maupun bagi warga masyarakat,” ucap Gus Hayid.
Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,Dr. Akyunul Jannah menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai lembaga pendidikan sekaligus tempat tinggal bagi para santri. Karena itu, perhatian terhadap keamanan konstruksi dan kenyamanan lingkungan menjadi hal yang sangat krusial.
“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang kehidupan bagi banyak santri setiap hari. Maka dari itu, aspek keamanan bangunan harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Ia pun mengungkapan, kegiatan mitigasi yang dilakukan di Pesantren Skill Nurul Hayat Jember merupakan bentuk kepedulian UIN Maliki Malang terhadap keselamatan dan kesejahteraan santri.
“Kami ingin pesantren menjadi lingkungan yang tidak hanya membentuk ilmu dan karakter, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh penghuninya. Pendampingan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan menuju lingkungan pesantren yang lebih tangguh, nyaman, dan layak huni,” jelasnya.
Utamakan Aspek Keselamatan
Diketahui, Jumat (7/11/2025) Tim UIN Maliki Malang mendatangi Pesantren Skill Jember untuk melakukan pendampingan mitigasi bangunan. Tim pelaksana terdiri atas dosen dan mahasiswa lintas disiplin ilmu, yaitu Andi Baso dari bidang Arsitektur, Vicky dari Teknik Sipil, serta Agung dari Teknologi Informasi.
Mereka melakukan survei langsung di lingkungan Pesantren Skill Nurul Hayat Jember untuk meninjau kondisi fisik bangunan, sistem drainase, serta aspek keselamatan struktural. Hasil observasi tersebut kemudian digunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi teknis dan langkah perbaikan sesuai prinsip keselamatan bangunan.
“Kami memastikan setiap elemen bangunan mengutamakan aspek keselamatan. Pesantren merupakan tempat tinggal dan belajar bagi banyak orang, sehingga konstruksi yang kuat dan aman menjadi hal mutlak,” jelas Andi Baso, perwakilan tim dari UIN Malang.
Pihak Pesantren Skill Nurul Hayat Jember menyambut baik dan mengapresiasi pendampingan dari tim UIN Maliki Malang.
“Melalui pendampingan dari UIN Malang, kami berupaya memastikan seluruh fasilitas di pesantren dibangun dengan prinsip konstruksi yang aman dan sesuai standar. Sebagai tempat yang digunakan banyak santri setiap hari, keamanan bangunan menjadi prioritas utama agar kegiatan belajar dan ibadah dapat berjalan tanpa risiko,” Direktur Pesantren Skill Jember, Ustadz Dafiqul Fitrah.
Ia menambahkan, pihak pesantren merasa lebih tenang karena kegiatan ini didampingi langsung oleh para ahli di bidangnya. “Kami jadi lebih percaya diri bahwa lingkungan pesantren akan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri,” tutupnya.
Kolaborasi antara UIN Maliki Malang dan Pesantren Skill Nurul Hayat Jember ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan berkelanjutan. (Def/FDL87)







