Sekjen DPD RI Mohammad lqbal: “Semoga Saya Melaksanakan Amanah dan Tanggungjawab dengan lkhlas”

by
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin melantik Irjen M. Iqbal sebagai Sekjen DPD RI. (Foto: El)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Perjalanan hidup seseorang untuk berhasil dalam karier dan keluarga pasti ditentukan dengan memuliakan orangtua, terus belajar, berbagi, mengembangkan potensi diri serta berdoa berserah kepada Tuhan.

Satu contoh sosok lrjen Pol Mohammad lqbal. telah menerapkan falsafah hidup di atas, sehingga kariernya sejak lulus Akpol terus meningkat sampai ke jenjang pangkat perwira tinggi di Polri.

Memang untuk mencapai karier seperti sekarang, lqbal telah mengalami berbagai perjuangan dan tantangan hidup yang sulit di masa-masa awal berkarier di Polri. Iqbal pertama bertugas di Banjarmasin dan Pulau Laut, Polda Kalselteng.

Tapi kehidupan di wilayah terpencil di Kotabaru, tersebut telah menempa lqbal untuk fokus berkiprah melayani masyarakat di bidang lalu lintas. Dalam tempo 5 tahun, lulusan Akpol 1991 ini kemudian dimutasi sebagai guru muda di Pusdiklantas Serpong tahun 1996.

Pengalaman sebagai guru muda ini di Pusdiklantas kemudian menjadikan pria asal Palembang, Sumatera Selatan ini ditunjuk ikut pendidikan Politie Verkeer Instituut (PVI) atau sekolah polisi lalu lintas di Apeldoorn, Belanda. Anggota Polri yang bisa ikut pendidikan di Apeldoorn, hanya perwira pilihan.

Sebab itu lqbal salah satu perwira pertama yang berkesempatan ikut pendidikan di Apeldoorn bersama sejumlah seniornya. Hanya 10 angkatan dari Polri yang pernah ikut pendidikan di Apeldoorn.

Sekembali ke lndonesia, tidak lama kemudian saat berpangkat Kapten (AKP) lqbal dipromosi menjabat Kasat lantas Poltabes Pekanbaru, Riau. Lalu menjabat Wakapolres Dumai. Tak heran saat diangkat sebagai Kapolda Riau, ia mengaku kembali ke kampung.

Setelah mengikuti pendidikan Sespimmen, lqbal mulai berdinas di Surabaya. Pertama menjabat Koorspri Kapolda Jatim. Kemudian sesuai keahliannya ia dipromosikan sebagai Kasat lantas Polwiltabes Surabaya.

Melihat kinerja dan dedikasi dalam tugas dengan berbagai inovasi di bidang pelayanan masyarakat, lqbal dipromosi memimpin Polres Gresik (2008). Kemudian Kapolres Sidoarjo, kota besar penyangga Kota Buaya. Tahun 2010, ia diangkat sebagai Waka Polwiltabes Surabaya.

Hanya setahun, lqbal dimutasi ke Polda Metro Jaya sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido di Bogor. Tahun 2012, dengan pangkat Komisaris Besar Polisi lqbal dipercaya memimpin Polres Metro Jakarta Utara. Di wilayah yang cukup rawan kejahatan ini lqbal memimpin selama tiga tahun. (2012-2015).

Gaya kepemimpinan lqbal mengedepankan human touch (sentuhan kemanusiaan) dengan sikap egaliter, sehingga anak buah merasa diayomi.

Setelah lepas dari jabatan Kapolres Jakarta Utara, lqbal dimutasi memimpin Bidang Humas Polda Metro Jaya. Jabatan ini kemudian merubah mindsetnya yang selama ini hanya fokus berpikir untuk menjadi pimpinan lalu lintas. Seringnya tampil di layar kaca membuat lqbal dikenal di mana-mana bak selebriti.

Setelah mengikuti jenjang pendidikan Lemhannas, lqbal dipromosi menjabat Kapolrestabes Surabaya. Ia kemudian membangun segala fasilitas lnformation Technologi dan gedung serbaguna dan awal tahun 2018 ia dipromosi sebagai Karo Penmas Divisi Humas Polri dengan pangkat brigjen.

Hanya 6 bulan, lqbal dipromosi Wakapolda Jatim. Tak sampai 4 bulan Iqbal lagi-lagi ditunjuk Pimpinan Polri memimpin Divisi Humas Polri. Sebagai Kadiv Humas Polri lrjen Pol Mohammad lqbal makin sering tampil di layar kaca. Tapi yang selalu tidak ditinggalkannya selama bertahun-tahun adalah berbagi kepada anak-anak yatim piatu.

Setiap Jumat di manapun bertugas ia mengumpulkan para anak yatim piatu berdoa di masjid kemudian berbagi kebutuhan sandang dan pangan. Prinsip hidup berbagi menurut Iqbal ditanamkan mendiang sang ayah almarhum yang menyandang gelar ustad. Ibundanya sendiri masih ada dan sudah berusia lebih 80 tahun.

Dua kali menjabat Kapolda, NTB dan Riau tetap membuat lqbal menjalin silaturahim dengan siapa saja. Apalagi setelah dilantik sebagai Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik lndonesia, ia diberi amanah melayani masyarakat di daerah sesuai tugas para senator yang mewakili daerah masing-masing.

“Semoga saya dapat melaksanakan amanah ini dengan tanggungjawab dan ikhlas, ” jelas lqbal. (nico karundeng)