Dukung Inovasi Teknologi Mahasiswa, ILCS Gelar Campus Field Trip – Port Forward: A Modern Maritme Journey

by
Jajaran ILCS dan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta saat mengikuti Implementasi Teknologi Informasi di Pelabuhan Tanjung Priok. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Setelah sukses menggelar Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang Pendidikan “Innovation Challenge of Excellence 2.0” (I-CON 2.0) pada 30 Desember lalu, kini PT Integrasi Logistik Cipta Solusi atau ILCS mengajak para pemenang ICON 2.0 dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta melakukan eksplorasi langsung mengenai implementasi Teknologi Informasi di Pelabuhan Tanjung Priok.

Febriandika Putra, selaku Departemen Head Riset dan Inovasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero kepada beritabuana.co di Jakarta, Kamis (20/2/2025) mengatakan dengan mengusung tema Campus Field Trip – Port Forward A Modern Maritime Journey, diharapkan ILCS bisa mendukung program Pemerintah dalam mempersiapkan generasi emas di masa mendatang. “Program ini menjadi langkah yang berkelanjutan dalam pengembangan talenta digital melalui inovasi dan riset khususnya di dunia industri kepelabuhanan,” ujarnya.

Dikatakan. program Campus Field Trip – Port Forward A Modern Maritime Journey merupakan wujud Program TJSL Pendidikan yang berkelanjutan dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs No.4 yaitu untuk memastikan Pendidikan yang berkualitas dan inklusif serta mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

“Sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi destinasi yang ideal bagi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam peningkatan literasi teknologi digital yang mendalam mengenai implementasi sistem operasional Pelabuhan,” tutur Febriandika.

Ia mengungkapkan, program ICON 2.0 sejalan dengan strategi Pelindo dalam mengelola inovasi yang berorientasi pada pengembangan proses dan produk. “Program ini mencerminkan konsep Open Innovation, di mana solusi inovatif tidak hanya bersumber dari internal perusahaan, namun dapat melibatkan pihak eksternal seperti universitas,” jelas Febriandika, seraya menyebutkan kolaborasi ini menjadi peluang bagi akademisi untuk berkontribusi dalam menghadirkan solusi nyata bagi industri kepelabuhanan.

Dalam kesempatan itu, Gatot Sugiharto, Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan menilai, ”Program ICON 2.0 mempercepat integrasi akademik dengan dunia industri dalam membekali mahasiswa melalui peningkatan literasi digital serta wawasan yang lebih luas.

Menurutnya, eksplorasi langsung oleh para mahasiswa ke Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat memberikan afirmasi positif untuk masa depan mereka, tidak hanya mendapatkan gambaran nyata tentang industri kepelabuhanan, tetapi juga memberikan ruang untuk menciptakan keterampilan teknis yang relevan dan inovasi dengan perkembangan teknologi terkini.

Sementara itu, Dimas Giri Prabowo, Sekretaris Perusahaan ILCS menyatakan program ICON 2.0 dan Field Trip – Port Forward A Modern Maritime Journey ini merupakan bagian dari komitmen ILCS dalam mendukung strategi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk mewujudkan digitalisasi dan inovasi di sektor kepelabuhanan.

“Dengan semakin eratnya kolaborasi antara akademisi dan industri, diharapkan akan lahir talenta dan inovasi baru yang mampu meningkatkan efisiensi serta mewujudkan ILCS menjadi pemimpin solusi digital ekosistem maritim yang terintegrasi dan berkeas dunia,” ujar Dimas.

Untuk diketahui, tambah Dimas, PT Integrasi Logistik Cipta Solusi atau ILCS adalah salah satu anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang IT Solution Provider di lingkungan Pelindo Group. Fokus utama ILCS adalah pada pengeloaan IT dan digitalisasi layanan pelabuhan melalui implementasi single system. ILCS mengusung Visi menjadi pemimpin solusi digital ekosistem maritim yang terintegerasi dan berkelas dunia, dan Misi mewujudkan solusi digital ekosistem maritim nasional yang terintegrasi dan berdaya saing untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Yus)