HUT Kota Kupang, Tarian Massal Lufut Berhasil Raih Rekor MURI

by
Foto bersama usai terima Piagam Rekor MURI. (Foto: iir)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Dalam rangka meriahkan HUT Kota Kupang ke-27, Tarian Massal Lufut asli Timor dari Suku Helong berhasil meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan nomor rekor 10920.

Tarian diikuti 2770 peserta yang merupakan siswa SD dan SMP di Kota Kupang digelar di halaman rumah jabatan Gubernur NTT, Sabtu (29/4/2023), merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT.

Selain menampilkan pagelaran budaya Tarian Massal Lufut, juga ada pementasan Tarian Daerah Bercorak Etnis Flobamora bertajuk Festa Rakyat NTT Gema Rupiah yang merupakan singkatan dari Festival Digital, Gerakan Menjaga Rupiah.

Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2023 sekaligus HUT ke-70 Bank Indonesia pada 1 Juli mendatang.

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, dalam arahannya menyampaikan bahwa semua orang harus memiliki energi yang positif dalam diri, harus berpikir mampu melakukan segala hal dengan kemauan yang keras.

“Terbukti pagelaran kali ini dapat dilaksanakan, atas usaha dan kerja keras semua pihak, khususnya kolaborasi antara Dinas P dan K Kota Kupang bersama Bi Perwakilan NTT,” ujar George Hadjoh.

George Hadjoh memberi apresiasi kepada siswa/i se-Kota Kupang, yang sudah terlibat sebagai peserta pagelaran ini, dengan harapan semoga dengan dukungan anak-anak penerus bangsa, pagelaran budaya seperti ini makin dikenal luas dan semakin dicintai oleh generasi muda.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Donny H. Heatubun dalam sambutannya mengatakan selain pemecahan rekor MURI, kegiatan ini juga menjadikan pelajar sebagai target edukasi untuk memperkenalkan Cinta Bangga Paham Rupiah lebih dini, sehingga di masa depannya dapat menjadi pemimpin bangsa yang paham perekonomian.

“Tentu saja seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara BI, Pemprov dan Pemkot serta OJK bersama seluruh perbankan, dan instansi lainnya,” kata Donny Heatubun.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam rekor MURI oleh perwakilan MURI, Ignatius Awan Raharjo yang diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami. (iir)