BERITABUANA.CO, KUPANG – Pekerjaan Rumah (PR) bagi PT. Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi NTT, untuk menumbuhkan 100 Ribu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Permintaan ini diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya saat Pengresmian Gedung PT. Jamkrida NTT, Selasa (21/3/2023).
Dikatakan Viktor Laiskodat, Jamkrida harus menjadi tulang punggung untuk membawa kebahagiaan, khususnya UMKM
“Kalau melihat UMKM itu sebagai kelompk-kelompok yang perlu dikasihani, itu pemahaman yang keliru,” tegas Viktor Laiskodat.
Padahal UMKM itu sebagai kelompok, tambah Viktor Laiskodat, dimana denyut nadi pembangunan dapat diukur dari banyaknya sebuah daerah mampu memberikan kekuatan pada UMKM.
“Jadi kalau nanti di tangan Jamkrida itu harus ada 100 Ribu UMKM yang tumbuh, artinya Jamkrida sedang menjaga kekuatan pondasi ekonomi sosial masyarakat NTT dengan baik,” tandasnya.
Viktor Laiskodat menegaskan, jika Jamkrida memberikan jaminan kredit kepada lima Pengusaha Kaya, dengan total Rp 2 Triliun, untungnya besar tapi manfaatnya tidak ada.
“karena kalau pengusaha itu bangkrut, bangkrutlah kita semua karena saking besarnya penjaminan itu. tapi kalau yang kecil-kecil seperti UMKM, satu bangkrut masih ada UMKM lainnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Dirut PT. Jamkrida NTT, Ibrahim Imang melaporkan, melalui urat Nomor 1816/JNTT/IX/2020 pihaknya mengajukan permohonan ijin kepada Gubernur NTT, untuk menggunakan lahan yang sementara ditempati Jamkrida ini, untuk dibangun gedung baru Jamkrida.
“Permintaan kami ternyata mendapat persetujuan dari Gubernur NTT, melalui suratnya nomor BU.030/211/BPAD/2020. Maka pada 28 Januari 2022, kita laksanakan peletakan batu pertama pembangunannya. Dan berhasil diresmikan saat ini,” ujar Ibrahim Imang.
Dijelaskan Ibrahim Imang, kehadiran Jamkrida di Provinsi NTT ini tidak lain ingin meningkatkan kemampuan pendanaan, dan memperlancar kegiatan ekonomi, serta memberikan jaminan finansial terhadap badan usaha maupun perorangan, yang akan mengajukan kredit pada sektor perbankan atau lembaga keuangan lainnya, serta koperasi.
“Tujuan utama kita hadir, ingin memberikan jasa penjaminan kredit kepada sektor UUsaha Mikro Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK),” urai Ibrahim Imang.
disamping itu, tambahnya, meningkatkan ekonomi daerah dan meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). (iir)







