BERITABUANA.CO, MAKKAH– Hari ketiga belas masa kepulangan jemaah haji Indonesia, sebanyak 85.290 jemaah dan petugas atau sekitar 41,7 persen dari total jemaah haji Indonesia telah tiba kembali di tanah air.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan bahwa proses pemulangan jemaah terus berjalan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi seluruh jemaah.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung dengan baik. Kami terus memastikan layanan pemulangan berjalan optimal agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kloter terakhir,” ujar Ichsan Marsha di Makkah, Minggu (14/6/2026).
Hingga hari ini, lanjut Ichsan, sebanyak 222 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan jumlah 86.378 jemaah dan 885 petugas. Dengan demikian, total yang telah dipulangkan dari Arab Saudi mencapai 87.263 orang.
Sementara itu, jumlah jemaah dan petugas yang telah tiba di Indonesia mencapai 217 kloter, terdiri atas 84.425 jemaah dan 865 petugas, sehingga total kedatangan mencapai 85.290 orang.
120 Kloter
Adapun pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter dengan 46.017 jemaah dan 480 petugas telah diberangkatkan ke Madinah. Total jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 46.497 orang.
Untuk jemaah haji khusus, hingga hari ini tercatat sebanyak 15.802 orang telah kembali ke tanah air, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Pada kesempatan tersebut, Ichsan Marsha mengajak seluruh jemaah yang telah kembali ke Indonesia untuk menjaga semangat kepedulian dan kebersamaan yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
“Selama berhaji, kita menyaksikan banyak keteladanan dari para jemaah. Ada yang membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah. Semangat kepedulian seperti inilah yang perlu terus dijaga setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ucapnya.
Menurut Ichsan, haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga proses pembelajaran untuk memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama di Tanah Suci dapat terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu wujud nyata dari kemabruran haji yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Kemenhaj terus berkomitmen memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia berjalan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing dengan selamat. (Fadloli/Kemenhaj/MCH 2026)







