BERITABUANA.CO, KUPANG – Penjabat Bupati Sabu Raijua (SaRai), Doris Alexander Rihi melakukan kunjungan balasan ke Yayasan Generasi Unggul, yang telah memberikan bantuan untuk korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja.
“Kehadiran saya dan teman-teman ini, merupakan kunjungan balasan, oleh karena pada masa Seroja kali lalu, kami mendapat kunjungan dan dukungan bantuan dari dari Generasi Unggul,” jelas Doris Rihi di SMP Generasi Unggul Kupang, Senin (13/9/2021).
Dikatakan Doris Rihi, dengan adanya bantuan yang datang dua kali tersebut, gereja dan masyarakat yang terdampak bencana Seroja, merasa sangat terbantu dan meringankan mereka.
“Saat ini sudah pada tahap pemulihan dan memandirikan kemampuan mereka. Itu sebabnya kami hadir disini,” tandas Doris Rihi.
Diakuinya, dampak badau Seroja berdampak pada berbagai level kehidupan, tidak hanya masyarakat dan pemerintah, tapi lapisan sosial, termasuk lembaga keagamaan dan organisasi lainnya.
“Kami tetap berharap bantuan yang di janjikan dari BNPB, dapat kami terima. Karena total kerusakan yang telah kami sampaikan dalam laporan itu adalah 10.372 buah , yang paling berat jumlahnya 353 buah,” aku Doris Rihi.
Pada kesempatan tersebut, Pembina Yayasan Generasi Unggul, Pdt. Johny Kilapong memberikan apresiasi atas kunjungan Penjabat Bupati SaRai, Doris Rihi dan rombongan pejabat dari Pemkab SaRai.
“Apa yang kami lakukan sudah merupakan tanggung jawab, selain SaRai kami juga membantu delapan wilayah lainnya di Provinsi NTT yang terdampak Badai Seroja,” ujar Pdt. Johny Kilapong yang saat itu Kordinator Umum Pusat Posko Bersama Tanggap Bencana Badai Siklon Tropis Seroja NTT.
“Secara jujur saya akui, Kabupaten SaRai termasuk yang paling parah, untuk kerusakan-kerusakan rumah masyarakat dan rumah ibadah,” tandas Pdt. Johny Kilapong
Diakui Pdt. Johny Kilapong, sambutan Pemkab SaRai dengan kedatangan rombongan Yayasan Generasi Unggul juga pantas diapresiasi. (iir)







