Penyidik Kejagung Intensifkan Pemeriksaan Enam Saksi Terkait Korupsi Jilid II di Jiwasraya

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi jilid II di PT. Jiwasraya.

“Iya benar, tim penyidik kini sedang melakukan pemeriksaan lagi terhadap enam saksi yang terkait dengan perkara dalam Jiwasraya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan RI, Hari Setiyono kepada wartawan, Rabu (18/11/2020), di Jakarta.

Menurutnya, pemeriksaan ke-6 saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya dilakukan untuk tersangka korporasi dan tersangka Pieter Rasiman dan Fakhri Hilmi.

Diantaranya, untuk saksi tersangka korporasi PT. Corfina Capital, yaitu Oding Budi Akbar (Head Securities and Fidusiary Serviecs Operatoin PT. Bank DBD).

Sedangkan para saksi yang dimintai keterangan untuk tersangka Pieter Rasiman adalah, Susanti Hidayat (Dirut PT. Agri Inti Resources), Haris Winanto selaku Pengelola Apartemen Central Park, Tommy Isakndar Wijaya, dan Jenifer Handayani. Kemudian untuk saksi tersangka Fakhri Hilmi adalah Ridwan Tirta Prawiro selaku Kepala Auto 2000 Babakan Tangerang.

Adapun keterangan dari enam orang saksi tersebut dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan,” kata Hari menandaskan. Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *