Penggagas “Kampung Tangguh” Irjen Pol Fadil Imran Pimpin Polda Metro Jaya

by
Irjen Pol M Fadil Imran

PERWIRA inisiator dan penggagas “Kampung Tangguh” di Jawa Timur yang berhasil menekan penyebaran Covid 19 khususnya di Kota Surabaya Irjen Pol Dr Mohammad Fadil lmran MSi, dipromosi memimpin Polda Metro Jaya.

Penunjukkan Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat Kapolda Jatim, menjadi Metro 1 ( Sebutan Kapolda Jakarta) sesuai Surat Telegram Kapolri No 3222 /Xl/ 2020, tanggal 16 November 2020. Promosi terhadap pria kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968 ini sangat tepat. Pasalnya, hampir sepanjang kariernya sebagai anggota Korps Baju Coklat dijalaninya di Jakarta.

Berbagai jabatan penting yang pernah diembannya seperti Kapolsek Cengkareng, Kapolsek Tanah Abang, Wadir Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Jakarta Barat dan terakhir Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Di pos pos jabatan itu, Fadil banyak mengungkap kasus kasus kriminal baik skala lokal, nasional bahkan internasional.

Sebab itu, ditetapkannya Fadil Imran memimpin jajaran Polda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal ldham Azis tentu berdasarkan dedikasi dan kompetensi dan kiprah Fadil lmran selama bertugas di jajaran Polda Metro Jaya. Fadil saat menjabat Kapolres Jakarta Barat banyak mengungkap kasus kasus kriminal berupa kejahatan jalanan (Street Crime) seperti perampokan dan pembegal motor “Kelompok Lampung”. Keberhasilannya ini membuatnya mengikuti pendidikan Sespimti di Lembang Bandung.

Selepas pendidikan, ayah dua putri Wulan Purnamasari dan Farah Putri Nahlia ( Anggota DPR Rl) kemudian menjabat Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Fadil lmran, yang bergelar doktor bidang ilmu kriminologi di Universitas lndonesia dengan disertasi: Mutilasi Dalam Perspektif Kriminologi: Tinjauan Teoritis Lima Kasus Mutilasi di Jakarta” berhasil mengungkap kasus kasus kejahatan siber seperti penipuan via online dan judi online yang servernya ada di luar negeri.

Kemudian Fadil dipromosi job kombes mantap sebagai Wadir Dittipideksus
Bareskrim Polri. Setelah itu, karena ada nomenklatur pembentukan direktorat baru Dittipidsiber di Bareskrim, Fadil dipercaya pertama kali memimpinnya. Direktorat Tindak Pidana Siber di bawah pimpinannya berhasil membongkar kejahatan siber Muslim Ciber Army (MCA). Keberhasilannya di Tipidsiber membuat Fadil kemudian dipromosi menjabat Direktur Tindak Pidana Tertentu (Ditipidter). Di sini Fadil menyidik perusahaan perusahaan pembakar hutan di Riau, Sumsel, Kaltim, Kalbar dan Kalteng yang menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo.

Menjelang akhir tahun 2019, Fadil dipromosi berpangkat bintang dua (Irjen) dan menjabat Staf Ahli Sosbud Kapolri. Sejak 8 Mei, Irjen Fadil lmran ditunjuk menjabat Kapolda Jatim. Setelah menjabat Semeru 1 (sebutan Kapolda Jatim) menghadapi penyebaran Covid 19 yang masif, Fadil kemudian membentuk “Kampung Tangguh” untuk menekan penyebaran Covid 19. Rupanya konsep “Kampung Tangguh” dapat terealisasi berkat kerja sama antarinstansi di Jatim dan secara signifikan berhasil menekan penyebaran Covid 19 di Jatim, sehingga banyak daerah mengadopsi konsep yang diinisiasi Fadil lmran.

Keberhasilan konsep ini menurut Fadil Imran, ketika saya bertemu beliau di Surabaya bulan Agustus lalu, berkat kerja sama semua pihak terutama kesadaran dan kedisiplinan masyarakat. Prestasi yang ditorehkan Fadil lmran di Jatim, dalam menekan penyebaran Covid 19, tentu akan diterapkannya di Jakarta. (nico k/chandra s)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *