NTT Zona Hijau, Pemerintah dan Pariwisata Terapkan Protokol Covid-19

by
Anggota DPRD NTT, Johanes Rumat

BERITABUANA.CO, KUPANG – Walaupun Provinsi NTT masuk kategori Zona Hijau, tapi pemerintah dan pelaku pariwisata harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.
Himbauan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi NTT, Johanes Rumat di gedung DPRD setempat, Senin (29/6/2020).

“Protokol Kesehatan Covid-19 tetap harus diterapkan, walaupun kita masuk zona hijau,” jelas Johannes Rumat dari Fraksi PKB.

Diakuinya, memang sebagai zona hijau dianggap tidak terlalu rawan, tapi harus tetap waspada dan mengikuti Protoker Covid-19.

“Terkait dengan kesiapan NTT dalam rangka kunjungan wisatawan, saya kira dari sisi normal ke new normal pemerintah dan pelaku sudah sama-sama menyiapkan standar Covid-19,” ujar Anggota Komisi V DPRD NTT ini.

Johanes Rumat mencontohkan, di bus pariwisata yang biasanya ada 22 seat kini menjadi 10 seat, begitu juga di restoran yang biasanya menampung 50 orang diambil setengahnya. Kalau itu dipahami tidak ada sesuatu yang harus dikhawatirkan

“Tidak ada sesuatu yang harus diragukan, sekarang mari kita sama-sama menghimbau wisatawan baik lokal maupun mancanegara welcome ke NTT, karena NTT masuk zona hijau, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Tentu pihak yang bergerak dalam bidang pariwisata, memahaminya standar standard Covid-19,” tambah Johanes Rumat.

Menurut Johanes Rumat yang juga Pengamat Pariwisata NTT ini bahwa justru yang menjadi kekhawatirannya sekarang, kalau sektor transportasi belum dibuka seluas-luasnya, untuk pintu masuk dan keluar di wilayah pariwisata.

“Sebagai anggota Dewan, saya menghimbau agar Dinas Perhubungan membuka pintu seluas-luasnya untuk akses keluar dan masuk, baik udara, laut maupun darat, Provinsi NTT tidak perlu khawatir karena sudah menetapkan Standar Covid-19,” pungkas Johanes Rumat. (iir).

Leave a Reply

Your email address will not be published.