Kemenhaj Pastikan Badal Haji Bagi Jemaah Haji yang Wafat

by
Jubir Kemenhaj RI, Maria Assegaf. (Foto: Humas Kemenhaj)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan jemaah haji yang wafat saat masa operasional haji tahun 1447 H/2026 M, akan digantikan (badalkan).

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kemenhaj Maria Assegaf dalam konferensi pers yang ditayangkan secara live melalui akun YouTube Kemenhaj RI.

“Kita doakan semoga Husnul Khotimah dan juga keluarga diberikan ketabahan. PPIH menjamin badal haji bagi seluruh jemaah yang wafat,” kata jubir Kemenhaj Maria Assegaf di Jakarta pada Minggu (3/5/2026) siang.

Maria menjelaskan 74.652 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan dari tanah air menuju Arab Saudi. Dari total tersebut sudah ada beberapa sejumlah jemaah haji Indonesia telah wafat.

“Kami turut menyampaikan hingga saat ini total jemaah yang wafat sebanyak 7 orang. Di mana sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru,” jelasnya.

“Kita doakan semoga Husnul Khotimah dan juga keluarga diberikan ketabahan,” sambungnya.

Dilansir dari Dashboard Haji, berikut data jemaah yang wafat hingga Minggu (3/5/2026)

1- Rodiyah Wayan, Perempuan (67) kloter SOC 3 asal Tegal Jawa Tengah
2- Kamariyah Dul Tayib, Perempuan (85) kloter SUB 8 asal Pasuruan Jawa Timur
3- Nursidah Sinrang Suarra, perempuan (58) kloter UPG 5 asal Gowa Sulawesi Selatan
4- Tukiman Sadi Kromo Karso, laki-laki (54) kloter PDG 4 asal Bengkulu
5- Dawanus Mahmud Muhammad Yasim, laki-laki (51) kloter BTH 5 asal Kampar Riau
6- Siti Rahayu Sanusi, perempuan (63) kloter SOC 12 asal Pekalongan Jawa Tengah
7- Endar Jaya Purwadi, laki-laki (62) kloter BPN 1 asal Samarinda Kalimantan Timur.

(Fadloli/MCH 2026)