BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI memastikan bahwa tiga komponen layanan dasar bagi jemaah haji Indonesia di Madinah telah siap sepenuhnya.
Langkah ini krusial mengingat sebanyak 99.982 jemaah haji gelombang II dijadwalkan mulai berdatangan dari Makkah ke Madinah pada 7 Juni 2026 setelah menyelesaikan puncak ibadah haji di Armuzna.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa koordinasi intensif bersama Daerah Kerja (Daker) Madinah dilakukan agar kualitas pelayanan tidak mengendur di fase krusial ini.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Daerah Kerja (Daker) Madinah, Saan mengatakan pihaknya telah memperoleh laporan bahwa seluruh fasilitas yang dibutuhkan jemaah dalam kondisi siap digunakan.
“Hotel-hotel semua sudah siap. Dari mulai hotel bintang lima, semua juga sudah siap,” kata Saan, dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian jemaah Indonesia bahkan akan menempati hotel dengan kategori bintang lima yang telah disiapkan penyelenggara haji.
“Ada yang banyak dipakai kurang lebih untuk 7.000-an jemaah lebih, itu akan menggunakan hotel bintang lima yang ada di Madinah,” ujarnya.
Selain aspek akomodasi, Timwas Haji DPR juga memastikan kesiapan layanan konsumsi dan transportasi yang menjadi kebutuhan utama jemaah selama berada di Madinah.
Saan menegaskan, kesiapan tiga komponen layanan tersebut sangat penting mengingat perpindahan jemaah dari Makkah menuju Madinah akan dilakukan secara bertahap dengan jumlah yang cukup besar setelah puncak ibadah haji selesai dilaksanakan.
“Jadi sekali lagi, dari sisi akomodasi hotelnya, dari sisi akomodasi konsumsi maupun transportasi, itu semua sudah siap,” tegasnya.
Ia berharap kesiapan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi jemaah Indonesia dalam menjalani rangkaian akhir perjalanan ibadah haji di Tanah Suci.
Sebagaimana diketahui, setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, jemaah haji Indonesia dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Madinah sebelum kembali ke Tanah Air.
Timwas Haji DPR RI terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh layanan bagi jemaah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Secara keseluruhan, kesiapan dari Kadaker memang sudah sangat siap untuk melayani para jemaah dengan baik di Madinah ini,” katanya. (jim)







