Penataan BUMN Jalan Terus, Danantara Lapor Presiden 258 BUMN Sudah Dipangkas, 300 Menyusul

by
Danantara Indonesia. FOTO: CNN Indonesia.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Rencana pemerintah menata badan usaha milik negara terus berlanjut. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mengkonsolidasikan 258 BUMN. Dalam waktu dekat, Danantara juga menargetkan konsolidasi lanjutan untuk 300 BUMN. Konsolidasi ini menjadi bagian dari transformasi BUMN, untuk memberikan hasil lebih baik.

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani melaporkan hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

“Dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat,” ungkap Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam unggahan resmi akun Instagram @sekretariat.kabinet, seperti dikutip Senin (22/6/2026).

Langkah transformasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola BUMN, hingga mengurangi beban negara. Pengelolaan aset negara perlu dilakukan lebih baik untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara.

Di luar pembahasan terkait konsolidasi BUMN, pertemuan bos Danantara dengan Presiden Prabowo tersebut juga membahas sejumlah peluang ekonomi baru yang dapat didorong Danantara. Peluang ini mencakup industri kreatif dan sektor pariwisata, termasuk kegiatan olahraga hingga konser ma usik.

Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif. Intinya semua peluang yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional, menjadi bahasan, dan potensi untuk digarap. (OSC).