BERITABUANA.CO, MAKKAH– Gelombang kedua Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Madinah, Minggu (7/6/2026). Setidaknya ada 14 kloter dengan perkiraan jemaah sebanyak 5.499 orang diberangkatkan dari Makkah.
Keempat belas kloter yang diberangkatkan diantaranya Kloter JKG 18, kloter KJT 21, kloter SUB 57, kloter JKS 13, SUB 58, LOP 12, SUB 59, UPG 22, SUB 60, BTJ 2, PDG 12, SOC 44, SOC 45, serta SUB 62.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan, fase pendorongan jemaah haji dari Makkah ke Madinah dilakukan mulai pukul 7.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga terakhir pemberangkatan pukul 18.00 WAS.
“Tidak ada perjalanan malam. Kecuali kalau waktu sampai ke Madinah mungkin malam. Kalau yang start (berangkat) dari sininya (Makkah) sore,” kata Ihsan kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2026.
Ihsan menuturkan terdapat prosedur standar (SOP) yang sudah ditetapkan dalam pemberangkatan gelombang dua ini. Misalnya terkait semua dokumen jemaah yang sudah harus disiapkan terlebih dahulu.
Menurutnya, petugas sektor nanti akan koordinasi dengan pengurus markaz atau syarikah. “Modelnya sama, seperti halnya kedatangan jemaah dari Madinah ke Makkah pada saat kedatangan,” tuturnya.
Ihsan mengungkapkan, sehari sebelum pemberangkatan, dokumen jemaah, terutama kloter-kloter awal yang dijadwalkan berangkat sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang ada di syarikah.
“Polanya bus itu sudah datang ke hotel. Itu 4 jam sebelum pemberangkatan,” kata Ihsan.
Sementara koper besar, lanjutnya, juga akan diberangkatkan bareng dengan jemaah pakai kendaraan berbeda. Setelah dokumen dan koper beres semua, maka jemaah akan diberangkatkan dari hotel sesuai jadwal yang telah disusun. (Fadloli/MCH 2026)









