BERITABUANA.CO, MADINAH– Petugas Haji Indonesia yang bertugas di Sektor Bir Ali/Terminal Hijrah Madinah, menerapkan sistem kerja dengan membagi personel ke dalam tiga kelompok. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik petugas sekaligus memastikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia tetap berjalan optimal.
Kepala Sektor Bir Ali/ Terminal Hijrah menjelaskan, pembagian petugas ke dalam tiga tim dilakukan sebagai strategi menghadapi tingginya intensitas pelayanan, terutama saat kedatangan jemaah haji gelombang dua dari Makkah ke Madinah.
“Persiapannya yang pertama pastinya kita 35 orang telah dibagi menjadi 3 tim dimana setiap timnya itu tadi dari 9 sampai 11 orang dimana disitu diketuai oleh Linjam dan yang bertugas penuh untuk mencatat setiap pergerakan dan nominatif di dalam bus itu sendiri,” ucap Divia kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2026 usai Apel Pagi di Kantor Daker Madinah, Minggu (7/6/2026).
Selanjutnya, kata Divia persiapan kedua adalah fisik. Hal itu dilakukan karena pendorongan terakhir seperti hari ini jadwalnya adalah pukul 05.00 WAS sore yang otomatis sekitar pukul 12.00 WAS dini hari.
“Kemungkinan bus terakhir yang akan didorong dari Mekah menuju Madinah sehingga perlu disiapkan fisik dan mental para petugas haji yang saat ini bertugas di Terminal Hijrah,”tuturnya.
Ia lalu mengungkapkan pada pelaksanaan kedatangan Jemaah di terminal hijrah tidak harus turun dari bus. Menurutnya, petugas akan mengecek langsung ke dalam bus terkait jumlah penumpangnya.
“Untuk jamaah di Terminal Hijrah itu tidak turun mereka semua berada dalam bus. Justru kita para petugasnya akan naik ke masing-masing bus untuk memastikan jangan sampai jumlah yang tertulis di stiker itu tidak sama dengan jumlah yang ada di dalam bus,” ungkapnya.
Diketahui, Gelombang kedua Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Madinah, Minggu (7/6/2026). Setidaknya ada 14 kloter dengan perkiraan jemaah sebanyak 5.499 orang diberangkatkan dari Makkah.
Keempat belas kloter yang diberangkatkan diantaranya Kloter JKG 18, kloter KJT 21, kloter SUB 57, kloter JKS 13, SUB 58, LOP 12, SUB 59, UPG 22, SUB 60, BTJ 2, PDG 12, SOC 44, SOC 45, serta SUB 62.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan, fase pendorongan jemaah haji dari Makkah ke Madinah dilakukan mulai pukul 7.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga terakhir pemberangkatan pukul 18.00 WAS.
“Tidak ada perjalanan malam. Kecuali kalau waktu sampai ke Madinah mungkin malam. Kalau yang start (berangkat) dari sininya (Makkah) sore,” kata Ihsan kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2026. (Fadloli/MCH 2026)






