Mengaku Senang, Mbah Mardijiyono Kini Siap Lanjutkan Ibadah Haji di Kota Makkah

by
Kadaker Madinah, Khalilurrahman Menjenguk Mbah Mardijiyono Kerto Sentono. FOTO: MCH 2026

BERITABUANA.CO, MADINAH– Mbah Mardijiyono Kerto Sentono, jemaah haji tertua dari kloter YIA 9 mengaku siap melanjutkan perjalanan ibadah haji menuju Makkah. Setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis, kakek asal Yogyakarta berumur 103 Tahun ini dinyatakan sehat.

​Kondisi kesehatan Mbah Mardijiyono sempat menurun hingga harus menjalani opname di rumah sakit selama tiga hari di Madinah. Namun, berkat penanganan sigap petugas kesehatan dan semangat sembuh yang kuat, ia kini telah kembali bugar.

“Saya sangat senang sekali, sekarang sudah sehat dan siap lanjut ke Makkah,” kata Mbah Mardijiyono saat dijenguk oleh Kepala Daker Madinah Khalilurrahman di hotelnya menginap, Senin (11/5/2026).

​Selama masa pemulihan, Mbah Mardijiyono dikenal sebagai pasien yang kooperatif. Petugas mengungkapkan bahwa ia memiliki nafsu makan yang baik. Setiap hari, ia menyantap hidangan bubur yang disediakan dengan lahap.

“Makanannya enak, saya suka,” tuturnya singkat.

​Saat ditanya mengenai rahasia kebugarannya hingga mencapai usia lebih dari satu abad, Mbah Mardijiyono kembali membagikan tips sederhana namun mendalam. Menurutnya ia selalu menerima segala ketetapan Tuhan dengan ikhlas, berusaha merasa bahagia dalam kondisi apa pun, serta tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.

Do’akan Petugas

​Mbah Mardijiyono juga menyampaikan rasa syukurnya karena telah berhasil masuk ke Raudhah untuk beribadah dan berdoa di makam Rasulullah SAW sebelum bertolak ke Makkah. Ia pun mendoakan agar seluruh jemaah dan petugas haji selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang.

Sementara itu, Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman menyempatkan diri untuk menjenguk langsung Mbah Mardijoyono sebelum keberangkatannya. Ia mengaku takjub melihat vitalitas dan energi positif yang dipancarkan sang kakek.

“Kami sangat bersyukur melihat kondisi Mbah Mardijoyono yang kembali pulih. Semangat beliau menjadi inspirasi bagi kita semua. Komitmen Haji Ramah Lansia akan terus kami wujudkan dengan memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik bagi jemaah, khususnya yang sudah lanjut usia,” ujarnya.

​Kini, dengan pengawalan dari petugas kesehatan dan tim kloter, Mbah Mardijiyono bersama rombongan siap menempuh perjalanan darat menuju Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah wajib dan puncak haji mendatang. Ia bersama seluruh jemaah dari Kloter YIA 9 bertolak ke Makkah sore hari. Sesuai jadwal akan tiba di Makkah pada Selasa (12/5) dini hari. (Fadloli/MCH 2026)