BERITABUANA.CO, JAKARTA – Sepanjang 2025 kinerja PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) meningkat. Tugu Insurance mencatat hasil jasa asuransi meningkat 39,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp736 miliar pada 2024 menjadi Rp1,02 triliun selama 2025. Targetnya, pertumbuhan 9-10 persen tahun 2026 melalui delapan strategi pengembangan.
TUGU juga menunjukkan perbaikan kinerja pada aspek pendapatan jasa asuransi (insurance service revenue) yang meningkat 22,12 persen yoy menjadi Rp9,11 triliun. Kemudian premi tercatat bruto (gross written premium) yang naik 12 persen yoy menjadi Rp6,37 triliun.
“Dari segmennya (lini usaha yang paling berkontribusi) ada fire and property (kebakaran dan properti), paling utama dan tetap dominan sebesar 46,5 persen, aviation (aviasi) 12 persen, dan offshore 10,5 persen,” kata Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Kinerja positif tersebut mendorong peningkatan pendapatan operasional neto (net operating revenues) sebesar 33,3 persen yoy dari Rp1,71 triliun pada 2024 menjadi Rp2,28 triliun pada tahun lalu.
Laba setelah pajak anak usaha PT Pertamina (Persero) itu, juga melonjak menjadi Rp711 miliar pada 2025 dari Rp402 miliar dari tahun sebelumnya, 2024, atau naik 77,1 persen yoy.
Kemudian, pendapatan operasional lainnya (other operating revenues) mengalami pertumbuhan 1,9 persen yoy dari Rp533 miliar pada 2024 menjadi Rp543 miliar pada 2025.
TUGU menargetkan pertumbuhan sebesar 9-10 persen tahun ini melalui delapan strategi pengembangan perusahaan. Pertama, lanjut dia, adalah menguatkan portofolio bisnis dan finansial. Perseroan juga akan berupaya untuk menjaga dan mengoptimalkan lini bisnis eksisting.
Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan pengembangan lini bisnis dengan tingkat retensi yang tinggi, mengoptimalisasi pengelolaan arus kas (cashflow) dan pengembalian investasi (investment return), serta memperkuat sistem digital dan data center agar operasional semakin efisien dan terintegrasi.
Ketujuh, Perseroan juga terus meningkatkan kapasitas. Dari sisi sumber daya manusia, dan strategi menguatkan branding dan value proposition (identitas, reputasi, dan persepsi merek perseroan di masyarakat). Strategi ke delapan, Tugu Insurance juga memperkuat manajemen risiko.
Dengan begitu Tugu Insurance optimistis terus menunjukkan kinerja lebih baik dari tahun ke tahun. (Osc).







