BERITABUANA.CO, MONTERREY– Irak memastikan berlaga di Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Bolivia dalam laga Playoff Interkontinental/ Antar Konfederasi dengan skor 2-1. Gol kemenangan Irak dicetak oleh pemain andalannya Aymen Hussein pada menit ke 53. Sebelumnya, pada babak pertama skor sama kuat 1-1.
Dengan kemenangan ini, Irak akan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun (1986). Mereka akan tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal.
Jalannya Pertandingan
Irak memulai pertandingan dengan agresif dan berusaha mencari terobosan awal. Singa Mesopotamia nyaris unggul setelah hanya sembilan menit berkat tendangan bebas yang luar biasa dari Amir Al-Ammari, tetapi Guillermo Viscarra melakukan penyelamatan impresif untuk menepis bola ke mistar gawang.
Namun, Viscarra tidak dapat menyelamatkan Bolivia hanya semenit kemudian. Tendangan sudut yang bagus dari Al-Ammari menemukan Ali Al-Hamadi di dalam kotak penalti, dan sundulan kerasnya melesat ke gawang pada menit ke 10. Skor 1-0 untuk Irak.
Bolivia yang tertinggal tidak tinggal diam dengan terus melakukan serangan ke pertahanan Irak. Gol yang diimpikan akhirnya datang pada menit ke-38 lewat Moisés Paniagua.
Sebuah upaya spekulatif dari Ramiro Vaca secara tidak sengaja mengarah langsung ke Moisés Paniagua, tetapi penyerang Wydad AC itu mengontrol bola dengan ahli dan mengarahkan tembakan jarak dekat yang tak terjangkau oleh Ahmed Basil untuk menyamakan kedudukan. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Pada awal babak kedua, Irak langsung melakukan inisiatif serangan. Benar saja, tidak butuh Waktu lama kapten Irak Aymen Hussein membawa timnya kembali unggul 2-1 pada menit ke-53.
Pemain pengganti Marko Farji memberikan dampak instan, karena umpan tepatnya menemukan Hussein di posisi yang sempurna untuk mencetak gol dari dalam kotak penalti dan mencatatkan gol untuk Irak.
Setelah itu, tak ada gol lagi yang tercipta hingga babap kedua tuntas. Bolivia yang ingin menyamakan kedudukan terus melakukan serangan. Bahkan, sepak pojok yang didapatkan Bolivia mencapai 16. Namun, semuanya tidak berbuah gol.
Kekalahan ini membuat Bolivia masih harus menunggu lama untuk tampil pertama kalinya sejak 1994. (Tim)







