BERITABUANA.CO, KUPANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT siap tindak lanjuti percepatan transisi energi nasional berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT),
termasuk target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (Gw).
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menerima kunjungan General Manager PLN NTT F. Eko Sulistyono bersama Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana Prof. Philiphi de Rozari dan Kepala Dinas ESDM NTT Viktor Manek di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (25/3/2026).
Melki menegaskan, bahwa kebijakan Presiden Prabowo dalam mendorong peralihan, dari energi fosil menuju energi bersih, merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian dan efisiensi energi nasional.
“Pemprov NTT siap melaksanakan arahan Presiden untuk mengembangkan energi listrik berbasis EBT di daerah,” tegas Melki.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa Provinsi NTT sebagai salah satu wilayah, yang memiliki potensi besar, dalam pengembangan EBT terus mendorong, percepatan langkah-langkah konkret, guna memastikan implementasi kebijakan tersebut, berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono menyampaikan, agenda kemandirian energi nasional, merupakan momentum strategis, untuk memperkuat sistem kelistrikan serta mengoptimalkan pemanfaatan EBT di wilayah NTT.
“PLN memandang ini sebagai peluang untuk memperkuat sistem kelistrikan dan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan di NTT,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, PLN akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan melalui pemetaan potensi, pengkajian proyek yang telah berjalan, serta penyusunan rencana pengembangan yang terukur dan berkelanjutan.
Selain itu, akan disiapkan sejumlah lokasi prioritas sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan energi berbasis EBT yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di NTT.
Melalui langkah ini, diharapkan transisi energi di Provinsi NTT dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian energi nasional. (iir)







