Gandeng Forwatan, Industri Hilir Ajak Masyarakat Kenali Manfaat Sawit dalam Kehidupan

by
Ilustrasi Sektor Perkebunan Kelapa Sawit (Foto: Ist/net)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Bekerja sama dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan), Asosiasi industri hilir sawit –Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI)– mengajak masyarakat mengenali manfaat positif sawit dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu upaya ketiga asosiasi tersebut yakni bekerja sama dengan Forwatan menyalurkan bantuan berupa minyak goreng, makanan berbahan turunan kelapa sawit serta beras kepada tiga yayasan yatim piatu di Depok, Jawa Barat.

Perwakilan Aprobi Rahayu Dwi Mumpuni di Jakarta, Senin (16/3/2026), mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat setiap hari.

Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel. Semuanya berasal dari kelapa sawit. Karena itu, tiga asosiasi itu bersama Forwatan, berharap keberadaan industri sawit juga bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Sawit merupakan komoditas strategis Indonesia yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Produk sawit digunakan hampir sepanjang hari dalam kehidupan kita. Mulai dari sabun, minyak goreng, cokelat, hingga es krim, dan bahan bakar biodiesel. Semuanya dibuat dari minyak olahan sawit.

Bahkan, sawit juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan sekitar 16,8 juta hektare yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Rahayu menyebutkan, industri sawit, juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan.

Rahayu menyebutkan kegiatan penyaluran bantuan sosial telah berlangsung selama tujuh tahun sebagai bentuk kepedulian industri sawit terhadap masyarakat.

Sementara itu Ketua Umum Forwatan Beledug Bantolo menyebutkan pemberian santunan kepada tiga yayasan yaitu Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya Depok Timur dan Yayasan INTIFA Cinta Yatim dan Dhuafa Al ikhwaniyah Kota Depok.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan manfaat industri kelapa sawit bagi masyarakat,” katanya.

Produk turunan sawit, dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari minyak goreng untuk kebutuhan pangan hingga biodiesel sebagai campuran bahan bakar untuk mendukung swasembada energi.

Indonesia salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, China, Timur Tengah dan Afrika.

Data Kementerian Perindustrian menyebutkan, nilai ekonomi sektor hilir sawit diperkirakan mencapai sekitar Rp750 triliun. Itu setara dengan sekitar 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto Indonesia, termasuk nilai ekspor dan produk turunannya. (Osc).