BERITABUANA.CO, TEHERAN – 148 orang tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan sekolah perempuan di Kota Minab, Iran selatan.
Dilansir CNN, Minggu (1/3/2026), tim CNN melacak Sekolah Shajaba Tayyiba yang terletak sekitar 200 kaki (61 meter) dari pangkalan militer Iran. Sekolah tersebut diduga sebelumnya merupakan bagian dari pangkalan militer tersebut.
Namun citra satelit menunjukkan kedua lokasi tersebut telah dipisahkan setidaknya sejak tahun 2016.
Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan jumlah siswi yang tewas setidaknya 118 orang. Ketika ditanya tentang serangan tersebut, juru bicara CENTCOM Tim Hawkins mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut.
“Kami menyadari laporan mengenai korban sipil akibat operasi militer yang sedang berlangsung. Kami menanggapi laporan ini dengan serius dan sedang menyelidikinya. Perlindungan warga sipil sangat penting, dan kami akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang tersedia untuk meminimalkan risiko kerugian yang tidak disengaja,” kata Hawkins.
Sedang IRGC mengumumkan pihaknya sedang melakukan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman AS-Israel terhadap Iran. Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha, Qatar.
Dilansir Al-Jazeera dan AFP, Minggu (1/3/2026), Iran mengumumkan telah melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Arab.
IRGC mengklaim ada 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.
Pasukan Iran akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras, dengan tamparan berturut-turut yang disesalkan. Ledakan pun dilaporkan terdengar di berbagai lokasi usai Iran mengumumkan serangan itu. (Kds)






