BERITABUANA.CO, JAKARTA– Indonesia akan melakukan ekspor beras ke Arab Saudi dengan jumlah mencapai 2.280 ton. Ekspor beras tersebut untuk kebutuhan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) ekspor beras kebutuhan jemaah haji di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta. Hadir dalam Rakortas, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf, dan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri.
“Kita akan ekspor beras ke Arab Saudi ya. Untuk tahap pertama ini, perdana ya, untuk perdana ini kira-kira 2.000 ton saudara-saudara sekalian, 2.280 ton ya,” kata Zulkifli, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, pengiriman tahap pertama akan dilakukan pada 28 Februari 2026, akhir pekan ini. Kemudian, pengiriman tahap kedua akan dilakukan pada 4 Maret 2026.
“Tanggal 28 (Februari 2026) ini kira-kira sudah akan diberangkatkan, nanti akan di-launching,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa beras yang akan diekspor beras premium. Beras yang dikirimkan ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia yang berada di tanah suci, terutama para jemaah haji dan petugas haji yang bertugas melayani mereka.
“Yang 28 Februari dan tanggal 4 Maret ini khusus untuk jemah haji. Nah yang tanggal 28 kita prioritaskan untuk yang para petugas-petugas haji, karena petugas haji datang mendahului di sana,” ujar Rizal. (Tim)






