BERITABUANA.CO, JAKARTA- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam memaknai Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri sekaligus penguatan kepedulian sosial.
Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan tausiyah tarawih malam keempat Ramadan di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).
Menag menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan ruang pembinaan spiritual yang harus berdampak pada perilaku sosial. “Tanda kita bersyukur itu terwujud dalam aksi untuk berbagi dengan sesama,” kata Menag Nasaruddin Umar sebagaimana dkutip dari laman kemenag.go.id, Minggu(22/2/2026).
Ia pun mengajak jemaah menjadikan bulan suci sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan empati terhadap sesama.
“Kalau kita mendapatkan keberuntungan tapi tidak berbagi kepada saudara-saudara kita yang lain, walaupun seribu kali mengucapkan alhamdulillahi rabbil ‘alamin, itu belum bersyukur,” ucap Menag di hadapan jemaah.
Menurut Menag, wujud syukur yang sejati tercermin dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi orang lain. Karena itu, ia mendorong civitas akademika dan masyarakat untuk menghidupkan nilai kepedulian sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari ibadah Ramadan.
Diketahui, kehadiran Menteri Agama disambut hangat oleh Ketua Umum YPI Al Azhar Fuad Bawazier, Ketua Pengawas YPI Al Azhar Ahmad Husin Lubis, Ketua Bidang Dakwah dan Sosial Zahrudin Sulthoni, serta jajaran pimpinan YPI Al Azhar.
Turut hadir pula, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Widodo Muktiyo beserta jajaran civitas akademika UAI. Tausiyah juga diikuti jamaah dari lingkungan kampus, yayasan, dan masyarakat umum. (FDL87)







