Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,03 Persen jadi Rp16.831, Senin Pagi Ini

by
Nilai tukar rupiah menguat, Senin 20/4/2026.(Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (16/2/2026) pagi, nilai tukar rupiah menguat 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.831 per dolar USD dari sebelumnya Rp16.836.

Pada penutupan perdagangan di Jakarta, Jumat (13/2/2026) sore, bergerak melemah 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.836 per USD dari sebelumnya Rp16.828.

Dalam pengamatan Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva kurs rupiah bergerak cenderung konsolidatif seiring sikap wait and see pasar menanti arah pergerakan dolar AS dan sentimen global.

“Nilai tukar rupiah bergerak sangat terbatas dan cenderung konsolidatif. Pasar tampak berada dalam fase wait and see, terutama menanti arah pergerakan dolar AS dan sentimen global,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Tampaknya pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) serta rilis data ekonomi AS yang berpotensi mempengaruhi ekspektasi terhadap penurunan atau penahanan suku bunga.

Pergerakan yield US Treasury dan arus modal ke emerging markets dinilai juga menjadi faktor kunci.

Sentimen domestik berasal dari prospek inflasi, stabilitas cadangan devisa, serta langkah kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar valas dan obligasi.

Di luar itu, perkembangan harga komoditas global dan sentimen terhadap pasar saham domestik turut mempengaruhi aliran dana asing dan arah rupiah dalam jangka pendek,” ungkap Taufan.

Kemudian, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.844 dari sebelumnya Rp16.826 per USD. (Osc).