Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj: Petugas Haji Harus Disiplin dan Menguasai Tugasnya

by

BERITBUANA. CO, JAKARTA– Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026. Pembukaan dilakukan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).

Hadir dalam pembukaan diklat, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid dan tamu undangan lainnya.

“Diklat ini sengaja kami rancang secara komprehensif untuk membentuk petugas yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan kesiapan mental yang kuat, ” kata Menhaj dalam sambutannya.

Gus Irfan begitu biasa disapa mengungkapkan bahwa tujuan dari Diklat untuk menyamakan persepsi petugas haji. Sebab, petugas adalah pelayan jemaah.

“Selain petugas haji harus disiplin dan menguasai tugasnya yang terpenting niatnya harus melayani tamu Allah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PPIH Arab Saudi 2026, Puji Raharjo menjelaskan bahwa materi diklat dirancang secara komprehensif untuk membekali para petugas sebelum bertugas di Arab Saudi. Menurutnya, rangkaian pelatihan meliputi pelatihan baris-berbaris, latihan fisik, pembekalan ilmu bahasa Arab, serta materi teknis dan manasik ibadah haji.

Selain itu,lanjut dia, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata kelola pelayanan jemaah dan koordinasi lintas sektor. Harapannya, PPIH Arab Saudi 2026 mampu meningkatkan kinerja dan kompetensi teknis, administratif serta manajerial.

Sembilan Layanan

Diketahui, pada penyelenggaraan haji 2026 ini, jumlah peserta PPIH Arab Saudi tercatat lebih dari 1.636 orang.

Para petugas tersebut dibagi ke dalam sembilan fungsi dan layanan yang mencakup pelayanan jemaah, kesehatan, transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga perlindungan dan pengamanan jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. (Fadloli)