BERITABUANA. CO, JAKARTA- Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI), KH. Mochamad Irfan Yusuf menerima Duta Besar (Dubes) Sudan untuk Indonesia Bapak Dr. Yassir Mohammed Ali di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Jumat (19/12/2025).
“Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan kekagumannya kepada Indonesia terutama dalam pengelolaan manajemen ibadah Haji dan Umrah,”kata Menhaj RI sebagaimana dikutip dari akun Instagram @gus.irfanyusuf, Minggu (21/12/2025).
Dimana, kata Menhaj RI, setiap tahunnya Indonesia memberangkatkan 221.000 jamaah haji dan lebih dari 1,5 juta jamaah umroh. Ia menuturkan, angka ini menjadikan Indonesia penyumbang jamaah terbanyak untuk Haji dan Umrah.
“Di sisi lain, Sudan juga memiliki jemaah haji dan umrah yang cukup banyak mengingat letak geografisnya dekat dengan Arab Saudi, sehingga mereka ingin mempelajari pola manajemen haji dan umrah Indonesia, ” ujar Gus Irfan, sapaan akrabnya.
Di samping itu, lanjut Gus Irfan, Sudan menawarkan berbagai peluang kerja sama dengan Kemenhaj RI seperti penyediaan bahan makanan dan lain-lain.
“Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Sudan, khususnya dalam bidang penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah, ” jelasnya.
“Kementerian Haji dan Umrah RI tentu akan mempertimbangkan dengan baik segala bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan jamaah, ” tutupnya. (Fadloli)







