BERITABUANA.CO, KEFAMENANU – Disela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka mantan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, di Kota Kefa.
Kehadiran Melki Laka Lena di rumah duka, Sabtu (29/3/2025), disambut langsung istri almarhum, Kristina Muki, dan Ibunda almarhum, Margaretha Hati Manhitu serta keluarga besar.
Kristina Muki tidak dapat menyembunyikan kesedihan yang mendalam, dihadapan Gubernur NTT. Dengan pelukan penuh kasih, Gubernur Melki pun mencoba untuk menenangkan dan memberi penghiburan bagi Kristina yang menangis sesenggukan.
Di depan keluarga almarhum dan para pelayat lainnya yang hadir, Melki Laka Lena menyebut, bahwa sosok almarhum Raymundus Fernandes adalah orang yang pekerja keras, dan seorang pelayan masyarakat yang tulus.
“Saya mengenal Pak Raymundus ini, sebagai politisi yang betul-betul mengakar ke bawah. Dia politisi yang apa adanya, tidak suka basa basi, dan kemampuan untuk mengorganisir rakyat ini luar biasa,” tegas Melki Laka Lena.
Sejak jadi aktivis, Melki Laka Lena memantau almarhum punya kemampuan hebat di bidang tersebut, dan karena itu tidak kaget ketika Ray jadi pemimpin politik dimasa muda, hingga menjadi Bupati TTU.
Melki Laka Lena mengakui, sosok yang pernah memimpin Kabupaten TTU dua periode tersebut, merupakan salah satu putera terbaik yang dimiliki NTT, dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.
“Tentu kami sangat kehilangan salah seorang kaka, sahabat, putra daerah terbaik NTT. Dan kita semua belajar, bahwa politik itu adalah medan pengabdian, yang harus diberikan dengan pelayanan tertinggi,” papar dia.
Melki Laka Lena mengucapkan selamat jalan untuk Ray Fernandez, tentu Tuhan punya cara untuk membuat semua akan memahami, apa yang menjadi kehendak Tuhan.
“Tapi saya percaya bahwa kepergian Kaka Ray sudah merupakan kehendak Tuhan. Untuk Istri anak yang ditinggalkan agar selalu kuat, tegar dan tetap melanjutkan perjuangan Kaka Ray dalam memberikan pelayanan yang total dan membantu masyarakat yang susah,” ungkap Melki Laka Lena.
Sebelumnya diberitakan, sebuah perahu Lampara yang memuat delapan orang termasuk almarhum Raymundus Fernandes tenggelam di Perairan Oebubun, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, pada Kamis (27/3/2025) dini hari.
Dari delapan penumpang, dua orang masih dinyatakan hilang, sementara tiga orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang hingga pesisir pantai. (*/iir)







