Wamen PKP Fahri Hamzah: Masukan Berharga

by
Wamen PKP RI, Fahri Hamzah. (Foto: Dok. Pribadi Fahri Hamzah)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengkritisi program pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam pidatonya, Megawati mempertanyakan berbagai aspek proyek tersebut, mulai dari ketersediaan lahan hingga mekanisme cicilannya.

“Kalau mau bikin 3 juta rumah, saya hanya ingin tahu cara bangunnya bagaimana. Tanahe tanahe sopo (tanahnya siapa), kan gitu. Cicilane piro (cicilannya berapa), dan bagaimana korelasinya dengan perekonomian kita,” ujar Megawati saat menghadiri acara HUT PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025) kemarin.

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) RI, Fahri Hamzah menyambut pernyataan Megawati dengan apresiasi.

“Tanggapan seorang mantan presiden terhadap program pemerintah tentu merupakan masukan yang penting. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Mega atas masukannya terhadap program pemerintah yang sejatinya adalah cita-cita bersama,” ujar Fahri kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/1/2025).

Fahri juga menilai kritik Megawati dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai harapan rakyat.

“Pemerintah terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak demi suksesnya program pembangunan nasional,” demikian Wamen PKP Fahri Hamzah.

Konteks Kritik Megawati

Pidato Megawati tersebut muncul dalam momen refleksi atas kinerja pemerintah. Sebagai salah satu tokoh nasional, ia menyoroti pentingnya perencanaan matang dalam program-program besar yang berdampak pada masyarakat luas, terutama yang melibatkan anggaran negara dan aspek sosial-ekonomi rakyat. (Ery)