BERITABUANA.CO, KUPANG – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang gencar melakukan edukasi kepada stakeholder, jelang implementasi sistem Coretax.
“KPP Pratama Kupang sebagai salah satu unit vertikal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah dan terus akan melaksanakan edukasi mengenai aplikasi coretax kepada para Wajib Pajak,” ujar Kepala KPP Pratama Kupang, Rimedi Tarigan, dalam siaran persnya, Jumat (25/10/2024).
Dikatakan Rimedi Tarigan, pada tahap awal telah mengundang 144 Wajib Pajak terpilih, untuk menghadiri beberapa sesi kelas pajak edukasi coretax. Selanjutnya, akan dibuka kelas pajak secara rutin setiap hari Kamis sampai dengan minggu terakhir Desember 2024.
“Wajib Pajak yang berminat mengikuti kelas pajak, dapat melakukan reservasi secara mandiri dan memilih jadwal yang tersedia melalui tautan https://bit.ly/DaftarEduKPP922,” ajak Rimedi Tarigan.
Untuk informasi lebih lanjut, tambah Rimedi Tarigan, KPP Pratama Kupang menyediakan saluran komunikasi melalui pesan whatsapp pada nomor 0853 3885 8239.
“Kelas pajak ini menggunakan metode hands on dimana peserta akan mencoba secara langsung pada aplikasi coretax yang didesain untuk keperluan pelatihan,” tutur dia.
Beberapa skenario yang akan disimulasikan antara lain deposit pajak, faktur pajak, bukti potong dan SPT.
“Kami berharap para Wajib Pajak dapat mengenal lebih jauh aplikasi coretax sebelum diimplementasikan secara penuh tahun depan,” harap Rimedi Tarigan.
DJP, lanjut dia, juga menyediakan sarana belajar mandiri dalam bentuk video tutorial dan handbook, untuk membantu wajib pajak dalam mempelajari pengunaan coretax.
“Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan, yang mengintegrasikan seluruh proses bisnis inti mulai dari pendaftaran wajib pajak, pelaporan SPT, pembayaran pajak, hingga pemeriksaan dan penagihan pajak.
Sistem yang saat ini sudah memasuki tahap akhir pengembangan, kata Rimedi Tarigan, direncanakan akan diimplementasikan secara penuh pada tahun 2025. Sebagai salah satu pengguna coretax, Wajib Pajak tentunya berkepentingan untuk mendapatkan sosialisasi mengenai sistem yang baru ini. (*/iir)







