TNI dan Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan VVIP

by
Apel gelar pasukan pengamanan VVIP pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Lapangan Silang Monas, Jumat (18/10/2024) pada pukul 08.00 WIB. (Foto: Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin apel gelar pasukan pengamanan VVIP pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Lapangan Silang Monas, Jumat (18/10/2024) pada pukul 08.00 WIB.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, personel yang bertugas saat pengamanan telah dibagi menjadi delapan Satuan Tugas (Satgas). Dia menyebutkan, ada belasan ribu personel Polri yang disiagakan untuk pengamanan pelantikan Presiden-Wapres.

“Untuk total personel yang melaksanakan kegiatan pengamanan, kurang lebih 15 ribu. Personel tersebut sudah dikerahkan ke sejumlah lokasi,” ujarnya.

Selain itu, masih menurut Kapolri, pihaknya juga akan mengawal masyarakat yang ingin ikut menyambut Prabowo-Gibran sebagai Presiden-Wapres. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya berbagai potensi dari masyarakat.

“Dan tentu yang harus kita antisipasi adannya potensi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan tentunya ada yang bentuknya ikut bergabung dalam menyambut rencana pelantikan termasuk mungkin mendoakan,” terangnya.

Menurut Sigit, personel Polri juga akan memantau kemungkinan aksi-aksi yang dilakukan kelompok masyarakat saat hari pelantikan.

“Di sisi lain juga ada kelompok kelompok yang kita pantau yang akan melaksanakan kegiatan aksi,” sambungnya.

Kapolri Sigit mengatakan, TNI dan Polri terus bekerja sama untuk menjamin keamanan jelang pelantikan Prabowo-Gibran. Oleh karena itu, tentunya pihaknya dengan Panglima TNI akan terus bekerja untuk memitigasi, meminimalisir, dan juga terkait dengan rencana pelantikan.

“Ini tentunya, kami juga mengamankan rute sehingga rekayasa lalu lintas tentu akan kita laksanakan,” demikian Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Bukan Acara Kenegaraan Biasa

Sementara Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam amanat apel pagi mengatakan, pelantikan Presiden dan Wapres bukan hanya acara kenegaraan biasa, melainkan simbol demokrasi dan kenegaraan bangsa Indonesia.

“Dalam kegiatan ini akan dihadiri oleh 36 kepala negara atau kepala pemerintahan dari negara-negara sahabat,” ujar Panglima TNI sembari menambahkan bahwa operasi pengamanan dilaksanakan sampai 23 Oktober 2024.

Jenderal Agus Subianto juga mengingatkan akan adanya potensi ancaman sebelum, selama, hingga sesudah pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wapres.

“Jumlah personel TNI yang diturunkan sebanyak 100.000 orang dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara,” sebut dia.

Setiap satgas akan memiliki peran khusus seperti pengawasan, patroli, pengamanan VIP/VVIP. Sementara itu, dari Polri menurunkan 15.000 personel.

Sebagaimana diketahui, Prabowo-Gibran akan dilantik di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta pada Minggu (20/10/2024) mendatang. Kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md, juga diundang untuk menghadiri acara tersebut.

Tak hanya itu, acara pelantikan Prabowo-Gibran akan turut dihadiri para perwakilan dari negara-negara sahabat.  (Ery)