BERITABUANA.CO, KUPANG – Sebelum menyelesaikan kunjungannya di Rumah Potong Hewan (RPH) Oeba Kupang, Calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) menyempatkan diri sarapan di Mie Ayam Suhardi, yang berada ditengah Pasar Oeba.
SPK yang didampingi Paket Gacor, yakni Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, George Hadjoh dan Walde Taek, Jumat (27/9/2024), mengawali kunjungannya dari mata air Oeba.
Di sana, SPK yang ahli tehnologi air memperhatikan kondisi mata air yang ada, dan memberikan solusi kedepan untuk membangunnya lebih baik, dan memelihara sumber yang ada, agar tetap turun debit airnya.
Sambil berjalan menuju pasar Oeba, SPK bersama Paket Gacor menyusuri jalan dan menyapa para pedagang sepanjang jalan tersebut.
Kunjungan dilanjutkan ke para pedagang ikan yang ada, sekaligus berbincang dengan pedagang dan nelayan yang baru bersandar di pelabuhan ikan. Untuk melengkapi kunjungan di pasar ikan, SPK memantau langsung Tempat Penyimpanan Ikan (TPI) dan bertemu langsung pengelola tempat tersebut.
“Limbah dari ikan, bisa kita kelola untuk menjadi pakan ternak, sehingga tidak perlu dibuang,” ungkap SPK saat melihat limbah ikan.
Setibanya di mie ayam Suhardi, SPK dan rombongan langsung memesan dan menyantap sarapan bersama-sama, sebelum ke RPH dan kembali ke SIAGA Center.
Pada kesempatan berbeda, Pengelola TPI Oeba, Bai menaruh harapan besar kepada kedua Paket tersebut, terkait perizinan.
“Selama ini sulit kami dalam mengurus perizinan terkait operasi kapal penangkap ikan di laut. Semoga kalau kedua paket ini jadi, bisa memberikan solusi terbaik terlaiy perizinan,” harap Bai.
Menurutnya, kalau kendaraan di darat kena razia dan tidak memiliki surat-surat, hanya mendapat sanksi bayar Rp 50.000 bisa bebas.
“Tapi kalau di laut, tidak bisa hanya dengan Rp 50.000, tapi Rp 5 juta,” terang Bai.
Sedangkan penjual Mie Ayam Suhardi, Hardi mengaku, sering mendengar dan membaca kiprah SPK dan Andre Garu.
“Selama ini saya hanya baca di media tentang Paket SIAGA, tapi hari ini tiba-tiba datang dan membeli dagangan saya. Saya senang sekali, dan berdoa agar mereka bisa menang,” ungkap Hardi. (iir)







