BERITABUANA.CO, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, terus berupaya mengendalikan inflasi daerah. Berbagai langkah konkret dari gabungan perangkat daerah dan mitra pemerintah, bergerak bersama melakukan kegiatannya masing-masing.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Nina Suzana mengatakan, gerakan kolaborasi dan koordinasi itu, merupakan upaya agar angka inflasi tetap stabil setiap bulannya.
“Dalam penanganan inflasi tidak bisa satu dinas saja, butuh keterpaduan masing-masing perangkat daerah termasuk Kodim dan Polres, ikut menyusun langkah apa saja dalam intervensi inflasi,” ujarnya, Rabu (24/7/2024).
Ia menyampaikan, banyak faktor yang mempengaruhi inflasi. Salah satunya, kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terang Nina, laju pertumbuhan ekonomi Kota Depok pada 2023 cukup baik di angka 5.05 persen.
“Sementara angka inflasi tahun 2023, secara kumulatif dari Januari-Desember sebesar 2,49 persen,” jelasnya.
Angka inflasi Depok, menurutnya masih sesuai dengan target inflasi nasional 2023, yang ditetapkan sebesar 3±1 persen.
“Menjaga kondusivitas wilayah itu, sangat mempengaruhi. Kami berharap, masyarakat bisa jaga kondusivitas dengan menahan diri tidak berperilaku konsumtif,” pungkasnya. (Rki)







