Ronny F Sompie Sangat Egaliter, Berpeluang Jadi Legislator Senayan

by
Irjen Pol (Pur) Ronny F. Sompie. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari sementara persaingan di masa kampanye terbuka makin seru terutama di Dapil Provinsi Sulawesi Utara. Betapa tidak, wilayah yang disebut Dapil “Neraka” karena hanya menyediakan 6 kursi di Senayan, sementara caleg dari berbagai parpol terdapat nama-nama yang punya kapasitas dan popularitas di masyarakat.

Misalnya dari Partai Golkar dari 6 caleg yang masuk daftar calon tetap, tiga nama sudah sangat dikenal. Urutan pertama ibu Christiany Eugenia Paruntu atau disebut CEP. Mantan bupati Minsel 2 periode ini popularitasnya tak diragukan lagi, sehingga sangat mungkin terpilih sebagai salah satu wakil Sulut di DPR RI.

Sedangkan, di urutan kedua Dr.Jerry Sambuaga, sosok pemimpin muda yang cukup berpengalaman. Putra politisi senior Golkar Theo Sambuaga selain pernah menjadi anggota DPR periode 2014-2019 saat ini menjabat Wakil Menteri Perdagangan RI. Segudang pengalaman yang dimilikinya membuat Jerry Sambuaga sangat berpeluang untuk lolos menjadi anggota DPR RI.

Sementara di urutan ketiga ada nama Dr Ronny F Sompie atau RFS. Ronny memang termasuk new comer di bidang politik. Tapi mantan Dirjen lmigrasi Kemenkumham RI periode 2015-2020 sudah puluhan tahun berkiprah sebagai perwira Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Putra asal Desa Sukur, Minahasa Utara, satu-satunya orang Sulawesi Utara pertama menjabat Kapolres Gresik, Kapolres Sidoarjo, Kapolwiltabes Surabaya, Karoops Polda Metro Jaya, Karowasidik Bareskrim Polri serta Dirjen lmigrasi.

Bahkan, saat menjabat Dirjen lmigrasi, Ronny yang pertama mendapatkan penghargaan The Hassan Wirayuda Award dari Menlu Retno Marsudi atas pencegahan terjadinya WNI bermasalah di luar negeri akibat menjadi korban perdagangan orang di tahun 2017.

Selain itu, karena prestasi melampaui panggilan tugas yang dicapai, Ronny F Sompie mendapatkan penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo. Bahkan, Ronny juga pernah mendapat penghargaan Menteri Agama RI karena mempercepat proses pengurusan paspor calon haji ke Arab Saudi.

Sejak mendapatkan mandat sebagai Caleg DPR RI dari Partai Golkar dapil Sulut pada 19 Maret 2023, Ronny langsung melakukan sosialisasi ke 9 kabupaten dan 4 kota di Sulut sambil memperkenalkan kearifan lokal dari masing-masing kabupaten dan kota yang berkaitan dengan wisata alam dan wisata budaya di Sulut. Ronny Frangky Sompie menjadi satu-satunya Caleg DPR RI yang melakukan kegiatan sosialisasi secara langsung di 9 kabupaten dan 4 kota di Sulut. Tidak hanya mengandalkan Tim Sukses semata. Keseriusan berupaya dan berjuang untuk menjadi salah satu di antara 6 (enam) Anggota DPR RI hasil Pemilu 2024 ditunjukkan dengan ikhtiar yang dilakukan secara maksimal.

Sebab itu, upaya sosialisasi tersebut dikolaborasi dengan penggunaan alat peraga kampanye yang komprehensif baik penggunaan kartu nama, stiker, kalender, baliho, one way di kaca mobil oplet, media sosial (FB, IG, TikTok dan Youtube) juga media online, termasuk juga perhatian yang sangat besar dalam memberikan empati kepada keluarga yang berduka, sakit, dan korban kejahatan serta perhatian kepada penguatan UMKM, ketenagakerjaan, perikanan, pertanian, pertambangan, penghijauan, penanaman pohon, wisata budaya dan wisata alam di Sulawesi Utara.

Selama 10 bulan Ronny melakukan sosialisasi di Kabupaten Sangihe, Sitaro, Minahasa Utara, Minsel, Minahasa, Kota Tomohon, Kota Bitung, Mitra dan Bolmong Raya. Selain menemui warga masyarakat,Ronny menemui tokoh-tokoh senior partai Golkar serta tokoh berbagai pimpinan agama setempat baik pendeta dan alim ulama.

Salah satu yang menjadi prioritas caleg partai Golkar ini, mendatangi rumah keluarga yang berduka baik karena kecelakaan atau sakit serta korban kejahatan.

Mencermati peluang Partai Golkar untuk meraih dukungan maksimal di Dapil Sulut, sesuai target tiga kursi ke Senayan tidak mengada-ada karena kekuatan partai berlambang beringin di Sulut cukup kuat sejak lama . Apalagi dengan figur-figur yang punya kapasitas dan berintegritas target itu tentu tidak muluk-muluk.(nico karundeng)