Senin Besok, Disdik Kota Depok Ijinkan Sekolah Gelar MPLS

by
Kabid Pembinaan SMP Disdik Kota Depok Joko Soetrisno (foto: ist)

BERITABUANA.CO, DEPOK – Memulai Tahun Ajaran Baru 2022-2023, seluruh sekolah di Kota Depok, pada Senin besok, akan mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut digadang sudah mendapat restu dan Juklak dari Disdik Kota Depok.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari (Senin-Kamis) itu, menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Joko Soetrisno, akan digelar secara luring dan daring.

Disdik Kota Depok, paparnya, telah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan MPLS tersebut. Diantaranya, Kegiatan dilakukan secara daring (online) dan luring (offline), Wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif.

“Dilarang bersifat perploncoan atau tindakan kekerasan lain. Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lain.Tidak diwajibkan menggunakan selain seragam dan atribut lain,” paparnya, Minggu (17/7/2022).

Kemudian, tandasnya, Dilarang memberikan kegiatan atau penggunaan atribut kepada peserta didik yang baru, yang tidak sesuai dengan aktifitas pembelajaran siswa.

Ia menjelaskan bahwa, MPLS merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka memperkenalkan para siswa baru, pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah.

Perkenalan tersebut, urainya, bukan hanya sebatas antar siswa baru saja atau dengan kakak kelas serta guru, namun juga pada komponen lainnya.

“Meliputi, pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan,” bebernya.

Tujuan diadakannya MPLS, ungkapnya antara lain, Mengenali potensi diri siswa baru, Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya.

“Antara lain, terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah,” tandasnya.

Lalu, imbuh Joko, untuk menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru; Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.

“Selain iu, juga untuk menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat, untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong,” tekannya.

Sedangkan muatan materi MPLS, kata dia mengarah kepada pendidikan karakter.

“Materi ini membahas tentang cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Dengan pendidikan karakter yang diimplementasikan secara terencana dan berkelanjutan, ia harapkan dapat menjadikan seorang anak cerdas secara emosi.

Kedua, tambahnya, cara belajar efektif. Materi ini membahas proses belajar mengajar yang berhasil guna. Diharapkan proses pembelajaran itu nantinya, mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu/kualitas yang lebih baik.

“Serta memberikan perubahan perilaku dan dapat diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul,” ulasnya.

Untuk mencapai belajar yang efektif tersebut, unggahnya, tentu saja dalam proses belajarnya, harus dilakukan dengan baik dan benar.

Pelaksanaan MPLS tersebut, tegasnya juga melibatkan Pengadilan Negeri Depok, Polres Depok, dan BNN sebagai narasumber.

Sedangkan untuk materinya, ada delapan yang akan diberikan, yakni Pendidikan karakter, Tata krama siswa, Cara belajar efektif, Kepramukaan, Kesadaran berbangsan dan bernegara, Wawasan Wiyata mandala, Pembinaan mental agama, dan Kepemimpinan/Leadership.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SD, Wawang Buang mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan MPLS adalah terbentuknya karakter pada diri siswa, pembiasaan-pembiasaan positif pada diri siswa, yang akhirnya menjadi budaya, sesuatu yang biasa dilakukan di sekolah atau kita bisa sebut culture school atau budaya sekolah.

“Termasuk juga pembiasaan 5 S, Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun. Inilah yang akan mewarnai keseharian sikap dan prilaku seluruh siswa di sekolah. sebagaimana termaktub dalam Enam Profile Pelajar Pancasila,” utasnya. (Rki)