Annisa Bahar Gagal Terbang Karena Peraturan Baru PPKM

by
Anisa Bahar. (Foto: Ist)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Annisa Bahar melalui unggahan di laman Instagram miliknya, mengaku terlunta-lunta di bandara karena tidak bisa terbang ke tempat tujuan.

Annisa bercerita soal peraturan baru di bandara mengharuskan penumpang menyertakan surat dari pihak RT dan RW.

Padahal sebelumnya pemilik “Goyang Patah-Patah” ini tak menerima pemberitahuan tersebut.

“Guys, aku terlunta-lunta di bandara, karena ada peraturan baru. Sejak tanggal 19 sampai 25, kita itu harus punya surat keterangan dari RT, RW setempat,” kata Annisa Bahar pada video yang ia unggah di Instagram, Sabtu (24/7).

“Waktu aku beli kan nggak ada pembicaraan, pengumuman ke sana. Kami nggak tahu dan nggak ada koordinasi secara email atau apapun mengenai persyaratan baru itu,” imbuhnya.

Annisa menerangkan, sebelumnya persyaratan dari maskapai ditumpanginya menginformasikan untuk melampirkan hasil tes Covid-19 dan vaksin. “Peraturannya berubah-ubah seenaknya, semaunya. Kita, masyarakat, rakyat yang jadi korban akan hal ini. Coba gimana?” ujarnya.

Annisa merasa kecewa lantaran sudah membayar mahal untuk tes PCR. “Istiqfar. Ya Allah pantes aja org2 pada ngamuk ya situasinya sprt ini. Untung aq sabar ya allah terus istiqfar dalam hati agar tidak emosi,” tulis Annisa mengiringi postingannya.

“Sudah buang-buang uang, setelah sampai di sini, ternyata kami nggak bisa berangkat. Karena Satgas Covidnya tidak mau stempel,” ujar Annisa.

Eki yang menemani Annisa Bahar mengeluhkan peraturan baru yang tidak diberitahukan lebih dulu sampai mereka tiba di bandara. Malah batal. “Aduh beneran, udah lengkap, PCR mahal-mahal, ada kartu vaksin juga tapi nggak boleh terbang. Harus ada keterangan RT, RW, padahal di tiketnya nggak ada lho. Cuma ada keterangan PCR dan vaksin,” kata Eki.

Untuk kembali ke rumah tidak memungkinkan lagi. “Nah sekarang, kalau ke rumah balik, nggak keburu lah. Terbang jam 10. Kami bolak balik empat jam, nggak bisa,” imbuh Eki.(efp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *