APBD Harus Jadi Stimulus Penggerak Ekonomi Masyarakat

by
Kunker Mendagri RI, Tito Karnavian ke Provinsi NTT selain pertemuan juga memberikan bantuan masker

BERITABUANA.CO, KUPANG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus bisa menjadi stimulus, untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, saat memberi arahan pada pertemuan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan Jajarannya, bersama Walikota Kupang dan para Bupati, dalam rangka realisasi APBD Tahun 2021, dan Penanganan Pandemi Covid-19, serta penyerahan bantuan masker, Jumat (4/6/2021) di Aula Utama El Tari Kupang.

Tito Karnavian mengingatkan kepada Jajaran Pemprov NTT, bahwa menjelang akhir Triwun II Tahun 2021, komitmen untuk tetap bekerja keras dan bersinergi dengan Pemerintah Pusat (Pempus), sangatlah dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional sampai 7 Persen di akhir 2021 nanti.

“Di tengah Pandemi Covid-19 ini, tetap taat terhadap penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), demi menghindari ledakan kasus yang luar biasa, seperti yang telah terjadi di India dan negara-negara lainnya di dunia,” tegas Tito Karnavian.

Diakui Tito Karnavian, perlu ada keseriusan semua pihak agar Covid-19 ini tidak berkepanjangan, karena akan berdampak besar dan menyebabkan krisis ekonomi dan krisis sosial berkepanjangan pula.

Disisi lain, Tito Karnavian memberi dukungan penuh kepada Pemprov NTT, yang telah menjadikan pariwisata sebagai primadona, haruslah tetap ditata dan dikelola dengan baik.

“Kita harus bekerja dengan inovasi, konsisten, tetap kompak sebagai penyelenggara negara bersama TNI dan Polri serta semua komponen masyarakat, agar semua harapan untuk kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” tandasnya.

Menurut Tito Karnavian, belanja pemerintah harus bisa digenjot di atas 30 persen sampai akhir Juni 2021.

“Dalam krisis pandemi seperti ini, agar target pandapatan dan belanja APBD per tiga bulan, 40 persen, pada triwulan III sudah mencapai kisaran 60-70 persen, sehingga di akhir dari 2021 telah mencapai 90 sampai dengan 100 persen,” tambahnya.

Mendagri juga memberi apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai, yang telah melakukan realisasi belanja APBD sampai menjelang akhir Triwulan II 2021 sebesar 27, 62 Persen. (iir)

Leave a Reply

Your email address will not be published.