Kesedihan Menteri Yasonna Mengenang Muchtar Pakpahan

by

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly tak.kuasa menahan kesedihannya, ketika melayat eks aktivis buruh, Muchtar Pakpahan di rumah duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta. Tak terasa air matanya menetes. Ya, Yasonna menangis sedih di depan jenazah sahabatnya yang sudah terbujur kaku, sambil mengenang masa lalu yang pernah mereka alami bersama.

“Sahabat saya sejak mahasiswa Bung Muchtar Pakpahan telah berpulang dipanggil Bapak Surgawi,” tulis Yasonna dalam postingan di Facebook yang dilihat beritabuana.co, Senin (22/3/2022) sore.

Seperti diketahui, tokoh pergerakan buruh Indonesia ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, Minggu (21/3/2021) malam. Muchtar Pakpahan yang lahir di Bah Jambi, Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara itu, pada 21 Desember 1953 ini meninggal dunia karena menderita kanker.

Yasonna menyatakan, ia dan Muchtar sama-sama kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Setelah menamatkan kuliah itu, keduanya pun pernah menjadi dosen di Universitas HKBP Nomensen, Medan.

Yasonna menceritakan, bahwa dirinya bersama Muchtar Pakpahan membentuk Lembaga Bantuan Hukum Universitas HKBP Nomensen dan membuka kantor hukum Partisipatio.

“Tak hanya di sana kebersamaan kami, kami berdua bahkan satu kamar kos waktu mahasiswa di Kantor BPC GMKI Medan, Jln. Iskandar Muda 107-A Medan,” kenang Yasonna.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengaku dirinya dengan Muchtar Pakpahan sangat dekat. Bahkan, Yasonna dan Pakpahan sangat dekat, dan kedekatan ini juga yang membuat keduanya sering berdebat tajam bahkan bertengkar.

‚ÄúTapi,persahabatan kami tak pernah lekang. Persahabatan kami terus terjaga. Selamat jalan Bung Muchtar, semoga api semangatmu memperjuangkan nasib buruh tetap menyala di kalangan generasi muda. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa pulih dari duka ini. Rest in love sahabatku,” ucap Yasonna menutup tulisannya. (Asim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *