Masa Pandemi Covid-19, Kuantitas Kejahatan di Polres Jakbar Menurun 

by
IMG-20200507-WA0032
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menyampaikan secara kuantitas jumlah kejahatan menurun dalam kurun waktu bulan Maret hingga April 2020, pada masa pademi virus corona (covid 19), Kamis (7/5/2020).

“Aksi kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Jakbar mengalami penurunan,” ujar Arsya di Polres Metro Jakarta Barat.

Menurut Arsya, anggotanya cukup mengenal wilayah dan sudah memetakan lokasi setiap kejahatan, sehingga dengan cepat akan mengungkap setiap kejadian.

“Seperti jumlah napi asimilasi sekitar 30 orang yang berada di wilayah Jakarta Barat, yang dibebaskan Kemenhumkam. Kita pantau terus,” tegas Arsya.

Terang Arsya, bukan berarti wilayah Jakbar zero kejahatan, seperti ada rampok toko mas dan kasus jambret yang semuanya pelakunya berhasil diringkus.

Arsya berjanji akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang berani beraksi di wilayah hukum Polres Metro Jakbar. “Tidak ada yang berani, coba saja akan kita tindak tegas,” paparnya.

Kemudian persoalan diwilayahnya bergeser pada aksi tawuran yang biasa dilakukan oleh kaum pelajar, kini berubah menjadi tawuran antar warga.

Tawuran menurutnya, bisa ditekan dengan kerjasama semua pihak/line. Misal dari sekolah ada tindakan tegas bagi pelaku tawuran bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan memecat pelaku tawuran dari sekolah.

“Bagi orang tua akan mengawasi dengan ketat bila anaknya melakukan aksi tawuran. Orang tua tidak akan mau mengalami kerugian dengan KJP dicabut dan anaknya dipecat dari pihak sekolah,” terangnya. (,Min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *