Film Dilan 91 dan Film Dua Garis Biru Bersaing Merebut Film Terbaik di Ajang IBOMA SCTV

by
IMG-20200306-WA0178
Para sineas dan produser Ody Mulya Hidayat, Deddy Mizwar, dan lainnya

DUA film drama remaja Dilan 91 produksi Max Pictures dan Dua Garis Biru produksi Kharisma Starvision di antara 10 film terlaris yang akan dipilih menjadi film terbaik di ajang Indonesian Box Office Movie Award (IBOMA) SCTV.

Produser Max Pictures Ody Mulya Hidayat bersyukur filmnya dapat penilaian baik dari penonton film maupun dari SCTV dan para sineas.

”Ajang IBOMA ini sangat bagus karena penilainnya ada unsur jumlah penonton. Karena alasannya tepat untukdihargai, penonton film Indonesia film bukan hanya cerita tapi juga kemasan yang memenuhi harapan mereka,”ujar Ody Mulya Hidayat kepada www.beritabuana.co.

Ia berharap di tahun depan film Milea, Suara dari Dilan masuk di ajang yang sama. ”Saya kira persaingan di tahun depan akan lebih ketat. Saya bangga IBOMA SCTV,” kata Ody lagi.

“Saya senang sekali film dua film produksi Starvision Dua Garis Biru dan Imperfect : Karir, Cinta & Timbangan, akan bersaing di ajang IBOMA. Ini adalah bukti produksi kami dari konten cerita dan penggarapannya berkualitas, seperti ekpektasi penonton film Indonesia. Semoga saja satu di antara kedunya meraih yang terbaik,” sahut Chand Parwez Servia, ketika dihubungi www.beritabuana.co via ponsel.

Ini, tambahbya, adalah tahun kelima SCTV menggelar Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA). Ajang penghargaan bergengsi bagi insan perfilman Indonesia bersamaan dengan usia SCTV yang akan memasuki 30 tahun, pada 24 Agustus mendatang.

IBOMA menganugerahkan penghargaan kepada 10 film terlaris yang mampu mendatangkan 1 juta penonton sepanjang tahun 2019.

Malam penghargaan IBOMA 2020 akan ditayangkan live dari studio 5 Emtek City, Jakarta,Jumat 20 Maret 2020. “Kami bangga masih teribat aktif memberikan apresiasi terhadap perfilmannasional. Pada tahun kelima penyelenggaraan IBOMA kali ini kami akan mengemas acaranya lebih istimewa dari sebelumnya,” kata David Suwarto, Deputy DirectorPrograming SCTV, pada media di Gedung SCTV, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020.

Sepanjang tahun 2019, David Suwarto melihat industri perfilman Indonesia semakin apik, menjembatani trens tema yang digemari masyarakat dengan idealisme sineasnya.

Genre yang masuk 10 besar kali ini genrenya kian beragam. Hal itu akan berdampak pada kian serunya persaingan pada penyelenggaraan IBOMA 2020.

Proses penjurian IBOMA 2020 baik secara terbuka maupun tertutup berlangsungsejak 19 Februari 2020 hingga 4 Maret 2020 mendatang terhadap 10 film box office Indonesia terlaris di tahun 2019 yakni Dilan 1991, Imperfect: Karir, Cinta &Timbangan,  Dua Garis Biru, Danur 3: Sunyaruri, Habibie & Ainun 3, My StupidBoss 2, Perempuan Tanah Jahanam, Kuntilanak 2,  Keluarga Cemara, dan Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot.

Tokoh dan sineas film Indonesia yang sudah teruji kontribusi serta reputasinya pun didapuk menjadi Dewan Juri yang menilai kesepuluh film tersebut. Mereka antara lain Sheila Timothy (Produser), Ifa Isfansyah(Sutradara & Produser), Maudy Koesnaedy (Aktris), Andhy Pulung (Editor), Vino GBastian (Aktor), Benni Setiawan (Sutradara) dan Darius Sinathrya (Aktor &Produser).

Dalam tradisi tahunannya, IBOMA menganugerahi penghargaan dalam 15 kategori,yaitu Film Box Office Tahun Ini, Film Box Office Terbaik, Pemeran Utama PriaTerbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pemeran Pendukung Wanita Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, Pendatang Baru Terbaik, Poster Film Terbaik, Trailer Film Terbaik, Produser Film Of The Year, OST Film Terbaik, Ensemble Talent Terbaik dan Top 10 Film Box Office Tahun Ini.

Perhelatan IBOMA 2020 akan menghadirkan 2 kategori terbaru yaituAktor Terpopuler dan Aktris Terpopuler. Dua kategori tersebut mengikutsertakan pemirsa untuk memilih pemenang melalui platform voting social media seperti Vidio, Instagram, Facebook dan Twitter.

Selama kurun waktu penjurian, sebuah roadshow event bertajuk “Road ToIndonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2020” digelar di perguruan tinggi besar di Jakarta dan Yogyakarta, seperti Institut Kesenian Jakarta, Universitas Tarumanegara, Universitas Indonesia dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pegelaran di perguruan besar ini dilakukan sejak 24 Februari – 3 Maret 2020.

Para mahasiswa berkesempatan bertemu beberapa anggota Dewan Juri dalam proses penjurian terbuka serta mengikuti “Master Class” yang diisi oleh mereka.

Bahkan Putut Widjanarko (Produser) dan Hanung Bramantyo (Sutradara) pun turut hadir sebagai narasumber Master Class tersebut.

Malam Penganugerahan IBOMA 2020 akan ditayangkan secara LIVE pada hari Jumat, 20 Maret 2020 pukul 21.00 WIB. Sejumlah nama besar perfilman tanah air seperti Reza Rahadian, Ernest Prakasa, Joko Anwar, Abimana Aryasatya, Ayu Laksmi, Denny Sumargo, Rangga Azof, Haico Van Der Vekken, Angga Yunanda, Adhisty Zara, Rizky Nassar, Mischa Chandrawinata, Cut Syifa, Kiky Saputri, Susan Sameh, Jerome Kurnia, Zulfa Maharani dan masih banyak lainnya akan hadir memeriahkan acara.

Raffi Ahmad bersama Andhika Pratama dan Yuki Kato akan memandu jalannya selebrasi para insan film Indonesia tersebut.

Sajian musik komedi dari Abdel dan Jarwo Kwat serta aksi sulap dari Jeniffer Aiko, Nila Moon dan Hans Romanesque pun akan turut menyegarkan malam perayaan ini.

Semakin spesial dengan penampilan Melly Goeslaw, Sang Queen Of Soundtrack Film akan tampil membawakan Parade Original Soundtrack Habibie Ainun sebagai persembahan kepada mendiang Habibie Ainun.

Jadi perhelatan ini sangat pantas untuk dinantikan. Yerutama aksi istimewa Yayan Ruhiyan yang akan memerankan berbagai karakter dalam film yang pernah masuk Box Office Indonesia. (KD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *