Gus Hayid Sambut Baik Kerja Sama PBNU dan Qatar untuk Penguatan SDM dan Ekonomi

by
Sekjen PBNU, Gus Gudfan Arif Saat Menerima Mushaf Al Quran dari Sekretaris Kedua Kedubes Qatar Mohammed Bin Awad al-Shammari. Foto: Istimewa

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. KH. Muhammad Nur Hayid menyambut baik rencana kerja sama antara PBNU dan Pemerintah Qatar melalui Kedutaan Besar Qatar di Jakarta.

Kerja sama tersebut diarahkan pada sejumlah bidang strategis, antara lain penguatan sumber daya manusia (SDM), ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat melalui Qatar Charity.

Gus Hayid menilai rencana kerja sama tersebut merupakan langkah positif untuk memperluas kemitraan internasional sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin dan masyarakat Indonesia.

“Saya menyambut baik inisiatif dari kedua belah pihak, yaitu Kedutaan Besar Qatar di Jakarta atas nama Pemerintah Qatar tentunya, dan PBNU yang dalam pertemuannya diwakili oleh Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif terkait komitmen kerja sama dalam penguatan SDM, kerja sama di bidang ekonomi, dan kerja sama pemberdayaan masyarakat melalui Qatar Charity,” ujar Gus Hayid, Rabu (7/10/2026).

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pertemuan dan pembahasan, tetapi dapat diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat luas.

“Semoga kerja sama ini membawa berkah dan maslahat untuk warga Nahdliyin khususnya dan rakyat Indonesia,” kata mantan Sekertaris Dubes Indonesia untuk Aljazair ini.

Perkuat Hubungan Indonesia-Qatar

Dalam pertemuan dengan PBNU, Sekretaris Kedua Kedubes Qatar Mohammed Bin Awad al-Shammari
juga menyampaikan undangan kepada jajaran pimpinan PBNU, khususnya Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif, untuk berkunjung ke Qatar.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi PBNU untuk melihat secara langsung perkembangan dan kemajuan Qatar sekaligus memperkuat hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin.

Gus Hayid menilai kunjungan tersebut memiliki arti penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Qatar, khususnya melalui jalur masyarakat sipil dan organisasi keagamaan.

Menurutnya, kerja sama PBNU dengan Qatar juga dapat menjadi bagian dari soft diplomacy yang ikut membantu pemerintah dalam mempererat hubungan kedua negara yang memiliki kedekatan sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Sekretaris Kedua Kedubes Qatar Mohammed Bin Awad al-Shammari menyampaikan harapannya agar jajaran PBNU dapat segera berkunjung ke Doha, Qatar.

“Saya senang sekali bisa berkunjung ke PBNU dan saya berharap nanti Pak Sekjen beserta rombongan juga bisa berkunjung ke Doha, ke Qatar, untuk kita bersama-sama saling menguatkan hubungan yang sudah terjalin selama ini dan saling mengunjungi agar kita semakin dekat dan semakin bisa saling membantu satu sama yang lain,” ujarnya.

PBNU Segera Kaji Ruang Lingkup Kerja Sama

Menanggapi tawaran tersebut, Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif menyambut baik rencana kunjungan dan kerja sama dengan Pemerintah Qatar. Ia mengatakan, PBNU akan segera membahas lebih lanjut bersama jajaran pengurus mengenai ruang lingkup kerja sama yang dapat dikembangkan.

“Setelah pertemuan ini segera kami akan membahas bersama para pengurus untuk ruang lingkup kerja sama kita nanti dan kami akan menindaklanjuti dalam pembahasan-pembahasan ke depan bersama Kedutaan Besar Qatar di Jakarta,” ujar Gus Gudfan.

Menurutnya, prinsip utama kerja sama tersebut adalah membangun hubungan yang saling menguatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang penting prinsipnya kita sama-sama saling membantu dan kita sama-sama saling menguatkan untuk kemaslahatan kaum muslimin dan kemaslahatan kemanusiaan,” tegasnya.

Rencana kerja sama PBNU dan Qatar tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang sosial-keagamaan, tetapi juga pendidikan dan pengembangan SDM, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai program kemanusiaan.

Bagi PBNU, kemitraan internasional seperti ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat kontribusi NU dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan umat.

Seperti diketahui, Sekretaris Kedua Kedubes Qatar Mohammed Bin Awad al-Shammari melakukan kunjungan ke Gedung PBNU, Lantai 3, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Kedatangan Mohammed diterima Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Gus H. Gudfan Arif dengan didampingi Ketua PBNU, H. Basnang Said serta sejumlah Wasekjen PBNU seperti Gus Muhammad Nur Hayid, H. Abdullah Latopada, dan HS Suleman Tanjung.

Dalam kesempatan itu, PBNU dan Kedubes Qatar untuk Indonesia menjajaki kerja sama dalam sejumlah bidang, mulai dari pendidikan pesantren, beasiswa bagi kader NU, pertukaran guru dan pelajar, hingga pemasaran produk pesantren ke Qatar. (FDL87)