Jangan Gembira Dulu, Kesepakan AS dan Iran di Teken Minggu Ini, MARISKS Bilang Badai Masih Menyelimuti

by
Amerika Serikat dan Iran berdamai. (Foto: Instagram)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Sebaiknya jangan gembira berlebihan dulu terkait rencana kesepakatan mengakhiri perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran, dan selat Hormuz di buka. Kesepakatan damai sendiri dijadwalkan ditandatangani pada hari Jumat (19/6/2027) di Swiss.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bisa saja senang dengan pernyataan pada Minggu (14/6/2026), memuji kerangka kesepakatan dengan Iran yang bertujuan mengakhiri operasi militer AS di Teluk Persia.

Konflik yang terjadi selama lebih dari tiga bulan itu membuat lalu lintas kapal dagang di Selat Hormuz nyaris mati total.

Nah, isi dari Kesepakatan damai yang dijadwalkan ditandatangani pada hari Jumat (19/6/2026) di Swiss, berisi perjanjian mencakup kewajiban Iran membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran tanpa bea, mencabut blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, dan memungkinkan Teheran kembali mengekspor minyak dengan keringanan sanksi terbatas.

Kerangka ini juga memperpanjang gencatan senjata yang berlaku setidaknya 60 hari, sekaligus membuka pembicaraan lebih luas soal program nuklir Iran.

Tapi memulihkan arus minyak, gas, dan peti kemas melalui jalur vital ini tidak mudah. Ada banyak rintangan yang harus dilalui.

Lembaga manajemen risiko maritim asal Yunani, MARISKS, mengingatkan dalam catatan risetnya bahwa kesepakatan ini sebaiknya dipandang sebagai “awal dari proses de-eskalasi, bukan pemulihan kondisi perdagangan normal secara langsung.” (Kds)