BERITABUANA.CO, WAINGAPU – Setelah sukses uji fungsi jaringan di Desa Praingkareha Sumba Timur, PLN kini lanjut pembangunan infrastruktur kelistrikan menuju Pindu Hurani, salah satu kantong wilayah yang masih minim akses listrik.
Uji fungsi ini menjadi penentu bahwa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2,66 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,53 kms, serta Gardu Distribusi berkapasitas 50 kVA yang baru dibangun, telah siap beroperasi dengan andal dan aman bagi masyarakat.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa program listrik desa ini adalah pilar penting dalam mewujudkan keadilan energi dan mendorong roda peradaban di daerah terpencil.
“Kami di PLN tidak hanya sedang membangun tiang dan membentangkan kabel, melainkan sedang mengalirkan peradaban dan masa depan. Harapan kami, dengan hadirnya listrik di Desa Praingkareha ini, akan menyinari dan membawa harapan baru bagi masyarakat di tempat itu,” kata Eko di Waingapu, Kamis (11/6/2026).
Semangat berjuang tanpa henti juga ditekankan oleh Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto.
Iman menjelaskan bahwa medan berat Sumba Timur, justru menjadi pembakar semangat bagi personel PLN di lapangan.
“Pelaksanaan commissioning test ini adalah bukti infrastruktur di Desa Praingkareha siap beroperasi. Namun, perjalanan kami belum selesai. Saat ini, tim kami di lapangan masih terus berjuang melanjutkan pembangunan jaringan menuju Desa Pindu Hurani,” tegas Iman.
Kehadiran tiang-tiang PLN yang mulai dialiri arus listrik ini disambut isak haru dan rasa syukur oleh warga setempat, yang diwakili oleh Stepanus Tamu Ama selaku Tokoh Adat.
“Masyarakat sangat bahagia dan bersyukur. Listrik yang selama ini kami impikan akhirnya hadir. Terima kasih kepada PLN yang telah mendengarkan harapan warga di sini. Ini hadiah indah yang akan mengubah kualitas hidup anak cucu kami,” ucap Stepanus mengapresiasi kerja keras insan PLN.
PLN berkomitmen untuk terus melangkah, menembus bukit dan lembah Sumba, demi memastikan tidak ada lagi sudut desa yang tertinggal dalam kegelapan. Karena bagi PLN, setiap senyum masyarakat di pelosok negeri adalah energi utama untuk terus mengabdi. (*/iir)







