BERITABUANA.CO, JAKARTA — Momentum pasca-Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang mempererat kohesi sosial dan memperkuat persatuan bangsa. Dalam suasana Syawal yang sarat makna kebersamaan, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah mengajak masyarakat untuk menjaga prasangka baik dan memperkuat keyakinan kebangsaan.
Ajakan itu disampaikan Fahri, saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu, Tangerang Selatan, Selasa (31/3/2026).
Dalam forum tersebut, Fahri, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di pemerintahan Prabowo dan Gibran itu, menekankan pentingnya membangun sikap saling percaya di tengah masyarakat, khususnya di kalangan umat Islam. Ia menilai, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Dalam forum ini saya mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, untuk senantiasa mengedepankan prasangka baik serta memperkuat keyakinan sebagai bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan keutuhan negara,” ujar Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu lagi.
Menurut Fahri, bulan Syawal merupakan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah Ramadan. Ia menyebut, semangat kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan perlu dijaga dan diteruskan dalam kehidupan sosial sehari-hari.
“Momentum bulan Syawal adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan,” kata dia.
Di akhir pernyataannya, Fahri menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat. Ia berharap, semangat kemenangan setelah Ramadan dapat menjadi energi baru dalam membangun kehidupan berbangsa yang lebih harmonis.
“Minal Aidzin Wal Faidzin. Semoga kita semua dapat memasuki hari-hari kemenangan dengan semangat baru pasca-Ramadan,” tutup politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut. (Ery)






