Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Usai Lebaran 2026

by
Ilustrasi Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Foto: Ist/Net)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Konflik Timur Tengah yang disulut serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, belum mempengaruhi harga bahan bakar minyak di Tanah Air. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM, khususnya untuk jenis subsidi tidak akan naik hingga momen lebaran Idul Fitri 2026.

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meski harga komoditas energi dunia naik, namun pemerintah bisa memastikan harga jualnya ke masyarakat tidak akan naik. mendatang. Saat ini kondisi geopolitik tengah memanas dan membuat harga komoditas energi melonjak.

“Tidak akan ada kenaikan BBM sampai dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah selesai,” ujar Bahlil Lahadalia dalam keterangannya seperti dikutip Kamis (12/3/2026).

Untuk menambal harga jual BBM, Bahlil menegaskan, negara akan menambah jumlah subsidi dari APBN untuk menutupi selisih harga kenaikan yang melebihi asumsi tahun ini.

“Negara akan hadir dengan menambah anggaran subsidi. Jadi kenaikan harga, sekarang APBN, ICP harga minyak dunia USD70 per barel, sekarang sudah tembus USD100. Selisih kenaikan itu, APBN kita masih mampu membiayai. Masih ditanggung oleh negara,” tambah Ketua Umum Partai Golkar itu.

Penambahan tanggungan negara tersebut menggunakan ‘dana bantalan’ yang sudah diminta oleh Menteri Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Presiden.

“Dalam ratas saya ngomong sama Menkeu bahwa kita harus mampu memahami apa yang hari ini rakyat hadapi. Puasa, hari raya. Saya minta sekalipun ada kenaikan harga minyak dunia tetapi tetap kita harus kasih subsidi dan jangan ada kenaikan harga BBM subsidi,” kata Bahlil.

Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa kepada pers, juga memastikan belum ada rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM subsidi, meski konflik Timur Tengah terus memanas, dan mempengaruhi harga minyak goreng. (Osc).