Indonesia Tangguhkan Segala Pembahasan Terkait Board of Peace

by
Fasilitas Gedung Pancasila dan Gedung Kementerian Luar Negeri RI. (Foto: Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa Pemerintah menangguhkan seluruh pembahasan terkait Board of Peace (BoP), menyusul meningkatnya eskalasi konflik di sejumlah negara Timur Tengah.

Saat ini, tambah Yvonne, pemerintah  masih melakukan penilaian komprehensif terhadap dinamika regional yang berkembang.

“Pemerintah Indonesia terus melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagai perkembangan di kawasan, khususnya yang terjadi di Timur Tengah,” kata Yvonne dalam keterangan media, dikutip, Sabtu (7/3/2026).

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu, bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold,” lanjutnya.

Yvonne mengatakan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak konflik menjadi prioritas utama diplomasi Indonesia saat ini.

Pemerintah juga tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak lanjutan dari eskalasi keamanan di kawasan itu.

“Kita fokus memastikan keselamatan dan perlindungan WNI di wilayah terdampak konflik. Dan kita juga fokus menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi dampak eskalasi tersebut,” jelasnya.

Langkah ini bagian dari upaya pemerintah memprioritaskan keselamatan warga dan nilai kemanusiaan di tengah ketidakpastian geopolitik.

Dia menambahkan, setiap keputusan mengenai keterlibatan Indonesia dalam forum internasional akan tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi dasar diplomasi nasional.

Lebih lanjut, menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pembahasan terbaru terkait BoP, Yvonne memastikan jika dalam sepekan terakhir tidak ada pertemuan atau diskusi khusus mengenai hal itu.

“Tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait Board of Peace dalam seminggu terakhir ini,” tuturnya.

Dia kembali menegaskan sesuai arahan Menteri Luar Negeri, Sugiono, seluruh pembahasan mengenai partisipasi Indonesia dalam Board of Peace, dihentikan untuk sementara waktu. (Ram)